FOTO BERSAMA : Usai penyuluhan Kader dan pembicara melakukan foto bersama, di aula Knator Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Jumat (25/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
FOTO BERSAMA : Usai penyuluhan Kader dan pembicara foto bersama, di aula Knator Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Jumat (25/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Upaya mengantisipasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Cimanggis mengadakan pembinaan kepada kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik), di aula kantor kelurahan setempat, Jumat (25/10).

Kepala Seksi Kemasyarakatan Kelurahan PGS, Winarni  mengatakan, kegiatan penyuluhan kepada Jumantik memang rutin. Dan, menjadi agenda kolaboratif antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Puskesmas dan kelurahan.

“Untuk angka DBD di PGS tidak besar, tetapi kami tidak boleh terlena dan harus tetap waspada walaupun penderitanya tidak banyak,” lanjutnya.

Menurut Winarni, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah kejadian demam berdarah, dengan bersinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk Jumantik membasmi dan memonitoring jentik di tiap rumah. Sehingga, diharapkan angka DBD dapat nol kasus di PGS.

“Ini juga perlu kesadaran dari setiap warga, baik dengan gerakan 3M dan juga menerapkan PHBS di rumah masing-masing,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Seksi Kesehatan, Lingkungan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Depok, Tiur F Pohan menambahkan, BDB merupakan salah satu penyakit yang mudah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), terutama di musim penghujan.

Sebab, berdasarkan data Januari hingga Maret 2019, angka DBD di Kota Depok sekitar 500 kasus. Sehingga, pihaknya melakukan sosialisasi untuk memutus mata rantai DBD.

“Jangan sampai pada awal tahun nanti ketika masuk musim penghujan DBD di Depok meningkat lagi,” imbuhnya.

Tiur juga mengatakan, fogging itu hanya akan membunuh nyamuk dewasa. Tetapi, tidak membasmi jentik. Sehingga, pada Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) memerlukan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

“Karena tempat-tempat yang berpotensi sebagai habitat perkembangbiakan nyamuk penular DBD banyak ditemukan dilingkungan pemukiman penduduk, baik di dalam rumah maupun disekitar rumah,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya