Polisi Tindak Tegas Pelaku Tawuran di Depok

In Metropolis
Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Polresta Depok mengeluarkan ultimatum keras kepada pelajar yang doyan tawuran. Akan ditindak sesuai hukum berlaku.

Seperti diketahui, Selasa (15/10), terjadi tawuran yang menyebabkan satu korban meninggal. Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah mengaku prihatin akan kondisi ini. Tentu sangat meresahkan masyarakat dan dunia pendidikan di Kota Sejuta Maulid.

“Masalah tawuran pelajar ini butuh kepedulian semua pihak,” ungkapnya kepada Radar Depok, Kamis (17/10).

Ia menjelaskan, hal mendasar untuk mengeliminir tawuran pelajar adalah peran orang tua siswa. “Mereka harus mau untuk terus menerus menasehati dan mengawasi putra/putri mereka untuk tidak melakukan hal negatif,” beber Azis.

Pihak sekolah, lanjut dia, juga punya peran vital. Sebab di lingkungan sekolah inilah, pelajar membawa konflik tawuran. Alasannya kadang sepele. Misal, membela kehormatan almamater atau setia kawan.

“Pendidikan etika dan moralitas harus terus ditanamkan kepada generasi muda yang sedang mencari jati dirinya. Dan tentu pendidikan keagamaan juga tidak boleh ditinggalkan,” terang dia.

Azis menambahkan, dari jajaran kepolisian, sejauh ini sudah melakukan langkah-langkah yang dibutuhkan. Mulai dari preemtif, preventif, dan represif.

Langkah preemtif dilakukan melalui program Police Goes To School. Disana, polisi diterjunkan ke sekolah-sekolah untuk menjadi inspektur upacara atau mengisi materi pelajaran, sambil mengimbau siswa untuk tidak melakukan hal negatif. Fokus untuk belajar guna menggapai cita-cita.

Selanjutnya, untuk langkah preventif. Polresta Depok telah membentuk Satgas Khusus Anti Tawuran. Tugasnya mencegah terjadinya aksi tawuran. “Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melakukan patroli pada waktu rawan terjadinya tawuran,” jelasnya.

Terakhir, upaya represif. Kata Azis, hal ini menjadi muara terakhir yang dilakukan. Karena belakangan ini tawuran semakin sering terjadi, bahkan beberapa kali menimbulkan korban, baik korban luka ringan, berat bahkan kehilangan nyawa.

Maka, sambung dia, Polresta Depok terpaksa mengambil langkah tegas yaitu memproses hukum seluruh pelaku tawuran. Langkah tegas juga diberlakukan kepada pihak sekolah jika tidak menunjukan upaya signifikan dalam mencegah tawuran.

“Langkah tegas ini karena menganggap bahwa kita semua harus menyelamatkan anak Indonesia dari kegiatan negatif. Mereka adalah generasi muda bangsa yang nantinya akan menjadi pewaris keberlangsungan pembangunan Indonesia yang beradab,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu