RINGKUS : Tersangka IR diamankan Polsek Sawangan saat terjaring razia preman di Jalan Abdul Wahab, Kelurahan/Kecamatan Sawangan, Minggu (13/10). FOTO :  DICKY/RADARDEPOK
RINGKUS : Tersangka IR diamankan Polsek Sawangan saat terjaring razia preman di Jalan Abdul Wahab, Kelurahan/Kecamatan Sawangan, Minggu (13/10). FOTO :  DICKY/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Jajaran Polsek Sawangan berhasil mengamankan IR (25) saat operasi preman di wilayah Kecamatan Sawangan. Pada operasi tersebut, IR kedapatan membawa sajam untuk menjalankan aksinya.

Polsek Sawangan tengah giat melaksanakan operasi preman untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) diwilayah hukum Polsek Sawangan.

Kapolsek Sawangan, Kompol Suprasetyo mengatakan, operasi preman yang dilaksanakan Polsek Sawangan membuah hasil. Satu orang diduga preman berhasil diamankan Polsek Sawangan yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Poslsek Sawangan, Iptu Burhanudin, di Jalan Abdul Wahab, Kelurahan/Kecamatan Sawangan.

“Diamankan satu orang berinisial IR berusia 25 tahun saat malam meminta uang dan rokok,” ujar Prasetyo kepada Radar Depok, Senin (14/10).

Prasetyo menjelaskan, saat diamankan IR tengah kedapatan melakukan pemalakan terhadap warung kelontong dan dalam kondisi mabuk. Melihat gelagat dan diduga kuat IR merupakan preman, Polsek Sawangan langsung mengamankan IR dan digelandang ke Polsek Sawangan.

Dari tangan pelaku, didapatkan sebilah golok yang diduga digunakan IR untuk memalak masyarakat. Untuk sementara, lanjut Prasetyo masih melakukan penyelidikan terhadap IR untuk mengetahui lebih dalam.

Prasetyo menambahkan IR akan diancam UU Darurat No12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara. Operasi Preman akan terus dilaksanakan Polsek Sawangan untuk menjaga kamtibmas diwilayah Kecamatan Sawangan dan Bojongsari.

“Kami akan berusaha untuk menjaring preman untuk tidak meresahkan masyarakat Sawangan dan Bojongsari,” tutup Prasetyo. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG: @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya