HORMAT : Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah menerima penghormatan dari salah seorang santri Ponpes Daarul Rahman III di Jalan Sawangan Elok, Nomor 1, RT03/08 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
HORMAT : Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah menerima penghormatan dari salah seorang santri Ponpes Daarul Rahman III di Jalan Sawangan Elok, Nomor 1, RT03/08 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah tidak hanya ciamik di dunia politik dengan mempertahankan kursi di DPRD Kota Depok untuk periode keduanya, tetapi putri dari Kyai Syukron Mamun ini juga sukses di dunia pendidikan, apa maksudnya?

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM – Mendengar nama Qonita Luthfiyah sudah tentu bagi kalangan politisi Depok sudah tidak asing. Sebab, sosok perempuan berhijab yang ramah dan murah senyum ini memimpin DPC PPP Kota Depok dan juga Anggota DPRD Kota Depok.

Di Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Kota Depok, orang kerap menyebutnya Dapil Neraka, karena banyaknya elit parpol dan tokoh hebat bersaing di tiga kecamatan tersebut, yakni Sawangan, Bojongsari, Cipayung, putri Kyai Syukron Mamun ini berhasil meraih 6.075 suara dan menghantarkan dirinya duduk ke kursi legislatif tingkat II kota sejuta maulid untuk periode keduanya.

Namun, di dunia pendidikan, tentu belum banyak yang tahu bahwa Qonita juga berkecimpung di bidang tersebut. Dengan menduduki jabatan Kepala Pengasuhan Santri sekaligus ketua yayasan Pondok Pesantren Daarul Rahman III di Jalan Sawangan Elok, Nomor 1, RT03/08 Kelurahan Duren Seribu, Bojongsari.

Lalu, bagaimana bisa dibilang sukses?

Tentunya, sukses di sini bukan sekedar karangan belaka. Tapi, sudah terbukti. Di Lapangan Balaikota Depok, santri dari Ponpes Daarul Rahman III atasnama Muhammad Daffa Dhaiul Haqq ditemui sejumlah pejabat tinggi di Depok.

Pasalnya, santri kelas 12 di Ponpes asuhan Qonita Luthfiyah tersebut menjadi wakil Provinsi Jawa Barat untuk berlaga di tingkat nasional dalam lomba pidato bahasa inggris.

Awak Radar Depok pun menghubungi Kepala SMA Daarul Rahman III, Miki Firmansyah. Kata pria yang akrab disapa Ustadz Miki ini, Dafa berhasil menjadi wakil Jabar lantaran sukses memenangi lomba tingkat provinsi, saat mewakili Depok pada 24-27 September kemarin di Bandung.

“Untuk tingkat Nasional belum ada kabar lanjutannya, perkiraan di 2019 akhir,” tutur Ustadz Miki.

Ia mengungkapkan, di Daarul Rahman III sendiri, memang ada program muhadoroh atau pelatihan pidato, tiap Sabtu mulai pukul 11.00-12.30 WIB, yang memang sudah terprogram dan menjadi unggulan di SMA tersebut.

“Karena kami berbasis pesantren. Selanjutnya, Dafa akan kami siapkan di sekolah. Mungkin bisa memperbanyak jam tampil di depan santri-santri lainnya, pemusatan latihan akan dilakukan di segi kebahasaan dan materi. Semoga, dapat hasil memuaskan di tingkat nasional,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya