SEMANGAT: Diklatsar Banser Angkatan 1, Satkoryon Banser Cipayung Kota Depok, yang berlangsung di Pondok Pesantren Arrahmaniyah Cipayung, Kota Depok, digelar pada 25-27 Oktober 2019. FOTO : BANSER CIPAYUNG FOR RADAR DEPOK
SEMANGAT : Diklatsar Banser Angkatan 1, Satkoryon Banser Cipayung Kota Depok, yang berlangsung di Pondok Pesantren Arrahmaniyah Cipayung, Kota Depok, digelar pada 25-27 Oktober 2019. FOTO : BANSER CIPAYUNG FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ratusan peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser Angkatan 1, Satkoryon Banser Cipayung, Kota Depok, di Pondok Pesantren Arrahmaniyah Cipayung, pada 25-27 Oktober 2019. Dan kegiatan ini didukung penuh oleh Yayasan Pendidikan Islam Arrahmaniyah.

Kegiatan ini mengambil tema Meneguhkan Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah Melahirkan Kader-kader Nasionalis Religius. Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Cipayung, Ahmad Zaki Kurniawan menyebutkan, Diklatsar ini guna rekrutmen calon anggota Banser.

“Siapapun yang ingin masuk Banser harus mengikuti Diklatsar terlebih dulu. Alhamdulillah peserta mencapai 115 orang, berasal dari Cipayung dan luar Cipayung,” ungkap Zaki kepada Radar Depok didampingi Komandan Latihan Toni Saputra, dan Kepala Sekretariat Markas, Zulfahmi.

Zaki melanjutkan, tujuan Diklatsar ini guna menjaring kader muda Nahdlatul Ulama (NU) yang siap mengabdi di NU, terutama Ansor dan Banser. Diklat berlangsung tiga hari dengan menempuh 15 materi wajib. Setelah itu, jika dinyatakan lulus maka akan resmi sebagai anggota Banser.

“Intinya ingin membentuk kader-kader muda NU yang militan, siap menghadapi perkembangan zaman, kemudian siap meneruskan perjuangan para ulama,” tegas Zaki.

Komandan Latihan, Toni Saputra menambahkan, terdapat 15 materi wajib yang harus diikuti peserta. Di antaranya materi pokok ke Aswajaan, ke NU-an, Ansor, dan Banser.

“Banser memiliki pendidikan semi militer, ada PBB, kesiapan lapangan, pengendalian massa, hingga karakter building yang akan menciptakan karakter yang militan,” tutur Toni kepada Radar Depok.

Toni menilai, bila mereka bisa menghadapi dan menjalaninya serta dinyatakan lulus maka akan dibaiat sebagai anggota Banser, yang akan mengkhidmatkan diri kepada NU, terutama di badan semi otonom Banser.

“Tugas pokoknya yaitu menjaga ulama, dan menjaga keutuhan NKRI,” tutup Toni.

Tampak hadir dalam Diklatsar ini, yaitu Banser Wilayah Jawa Barat, Komandan Syarif dan Reno, Banser Pusat, Komandan Mufid dan Tomi, Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi, MWC NU Ustad Solah, Rois Syuriyah KH Muhammad Rais, Ustad Abduh, Ketua PCNU Depok, Achmad Solechan, Syuriyah PCNU KH Abudin Somad, IPNU Cipayung, serta unsur Muspika Cipayung. (rd)

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya