GOTONG ROYONG : Warga saat sedang asyik bahu membahu membabat rumput saat giat kerja bakti warga RW 20 dalam mempercantik dan meningkatkan kenyaman lingkungan mereka. FOTO : ARNET/RADARDEPOK
GOTONG ROYONG : Warga saat sedang asyik bahu membahu membabat rumput saat giat kerja bakti warga RW 20 dalam mempercantik dan meningkatkan kenyaman lingkungan mereka. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

Kebersihan lingkungan dalam memanjakan mata dan kenyamanan terus dilakukan warga Permata Cimanggis Cluster Jamrud RW 20 Kelurahan Cimpaeun, Tapos. Mulai dari membabat ilalang dan membuang sampah, mempercantik Graha Warga, hingga menanam bibit dilakukan secara bergotong-royong.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Sudah terjadwal secara rutin, para kaum adam dengan rapih berkoordinasi untuk melakukan sejumlah aksi dalam merias cantik lingkungan tempat tinggal mereka tinggal. Ada yang menggunakan sarung tangan sampai sepatu boots kerja bakti dimulai pukul 08.00 WIB.

Dimulai dengan petugas kebersihan dan mobil pengangkut secara perlahan mengelilingi setiap sudut yang ada di lingkungan ini, Ketua RT 02/20 Ade Firman saat itu bertugas menjadi koordinator kebersihan.

“Kita muter dua kali kalau memang tidak cukup. Warga juga sudah disosialisasi bagi yang mau buang sampah segera di taro di depan rumah biar petugas angkat,” jelasnya sambil menyusuri jalan lingkungan.

Sambil mengangkut sampah, sebagian warga ada yang menuju Graha Warga untuk memangsang contblock agar terlihat cantik. mobil colt pun mengikuti sejumlah warga.

Tiba di lokasi ternyata, sebagain kaum hawa , yang tak lain adalah para istri dari kaum bapak sudah membersihkan area yang akan dipasang contblock.

“Luasnya hampir 100 meter. Sebelumnya tanah merah, jadi kita perbagus dengan masang batu biar anak-anak main bisa aman,” tambah Ketua RW 20 Dondy Anugrah yang memantau jalannya giat gotong royong.

Sekitar ada 10 orang lebih bapak-bapak dengan bercanda sambil bekerja merangkai setiap contblock agar terpasang rapih. Agar berjalan cepat, dua orang bertugas menurunkan contclock dari mobil colt secara estafet.

Dondy kembali menyusuri jalan-jalan lingkungan, datang sebuah motor muatan yang berisikan beberapa bibit pohon teduh yang diperuntukan untuk jangka panjang dan dalam waktu yang lama.

Berbagai jenis pohon teduh diarahkan ke taman segitiga lokasi gasibu warga berkumpul dan bercengkrama, Dondy dengan perawakan berbadan gempal mengatakan pohon jambu dan mangga dan beberapa pohon lainnya.

“Jadi kan selain buat teduh, resapan air. Nanti ibu ibu bisa buat ngerujak biar tambah akrab,” tutup Dondy sembari menggali tanah, rumah untuk para bibit pohon agar bisa berkembang dengan baik. (*)

 

Editor : Pebri Mulya