SUPPORT : Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi mendampingi salah satu tim yang berlaga di KTI Cup 2019 di Lapangan Bintang Fajar, Kampung Perigi, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
SUPPORT : Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi mendampingi salah satu tim yang berlaga di KTI Cup 2019 di Lapangan Bintang Fajar, Kampung Perigi, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi menilai animo warga Depok terhadap olahraga sepakbola begitu tinggi. Sehingga, Pemkot Depok harus berfikir dan membuat program untuk mengembalikan kejayaan Persikad sebagai tim sepakbola kebanggaan masyarakat Kota Sejuta Maulid.

“Saya melihat antusias penonton dan pencinta sepakbola di Kota Depok sangat tinggi,” kata Babai kepada Radar Depok, Kamis (24/10).

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya turnamen sepakbola yang digelar komponen masyarakat di Kota Depok, di mana pada ajang-ajang tersebut, penontonnya selalu ramai dan menjadi daya tarik serta hiburan warga, tidak hanya dari Depok, tapi juga datang dari daerah lain.

“Ini banyak positifnya, dari segi hiburan, warga sangat terhibur, juga memiliki dampak yang baik untuk perputaran ekonomi UKM, di mana mayoritas yang berdagang dari warga sekitar,” papar dewan dengan perolehan suara tertinggi di Pileg 2019 untuk DPRD Kota Depok ini.

Untuk itu, sambung politikus senior Kota Sejuta Maulid ini, Pemkot Depok sudah harus berpikir keras untuk mengembalikan kejayaan Persikad sebagai tim sepakbola profesional yang menjadi kebanggaan masyarakat Depok.

“Harus mendapatkan dukungan dan sentuhan dari Pemkot, jangan mentang-mentang sudah tidak boleh ada intervensi APBD, jadi dilepas begitu saja. Kan banyak caranya, bisa CSR atau membuat program untuk penggalangan dana untuk operasional Persikad,” tutur Babai.

Sehingga, Babai menambahkan, Persikad tidak bisa dibiarkan hilang dari perhatian pemerintah. Sebab, melalui sepakbola, Depok dapat dikenal di seluruh Indonesia. Dan boleh jadi dengan majunya Persikad, bisa diperhatikan Pemerintah Provinsi Jawa barat untuk memiliki stadion bertarap internasional, seperti di Bekasi dan Kabupaten Bogor.

“Sekarang kan di Depok masih belum ada stadion bertaraf internasional. Kebanggan kita Stadion Merpati dan Mahakam yang belum lama direnovasi belum memenuhi standar nasional. Padahal, kita perlu fasilitas itu untuk membangun kejayaan dan kebanggaan bagi dunia sepakbola di Depok,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya