MERIAH : Suanasa pelaksanaan Market and Science Day di SDI Dian Didaktika, Rabu (16/10). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
MERIAH : Suanasa pelaksanaan Market and Science Day di SDI Dian Didaktika, Rabu (16/10). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CINERE – SD Islam Dian Didaktika yang berlokasi di Jalan Rajawali No.16, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere mengadakan Market and Science Day. Kegiatan yang diadakan di lingkungan sekolah tersebut, adalah tahun kedua diadakan secara gebyar dengan melibatkan seluruh siswa dari kelas I sampai VI.

Kepala SDI Dian Didaktika, Irma Juliasmi Nasution mengadakan, dalam kegiatan tersebut siswa-siswa mendirikan stand makanan dan minuman, dan memamerkan karya ilmiahnya. Tiap tingkat kelas, dibagi beberapa kelompok, dimana tiap kelompoknya terdirid ari lima siswa. Siswa dari kelas II dan VI yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut, sedangkan kelas I belum dilibatkan.

“Kelas I belum mengetahui tentang tata cara jual beli dalam sebuah transaksi perdagangan. Jadi, mereka dilibatkan sebagai konsumen,” ucapnya kepada Radar Depok, Rabu (16/10).

Irma menjelaskan, total ada 18 rombel di SDI Dian Didaktika dari kelas II sampai VI, jadi kalau dihitung total ada 90 stand bazzar dari siswa. Mereka berjualan berbagai macam makanan, minuman, dan asesoris. Tetapi, sebelumnya di sudah ada koordinasi dahulu antar stand, agar tidak samaan apa yang mereka jual.

“Tiap siswa maksimal modalnya Rp 30 ribu. Jadi, kalau tiap kelompok ada lima siswa, tiap kelompoknya bermodalkan Rp 150.000. Sedangkan, apa yang mereka jual harga maksimalnya adalah Rp 10 ribu,” tuturnya.

 

KOMPAK : Kepala SDI Dian Didaktika, Irma Juliasmi Nasution (tiga kiri) bersama dengan guru-gurunya. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

Sementara itu, untuk Science Day ada beberapa stand juga. Irma menceritakan untuk Science Day standnya pertingkat kelas. Jadi, ada lima stand yang memamerkan hasil karya ilmiahnya. Kelas II bermain dengan slime dan bubble, kelas III ada magic water and age, lalu kelas IV membuat telor asin, kelas V   menbuat Geiser air, dan kelas VI adalah berkreasi dengan listrik.

“Kami melibatkan semua koorlas dalam kegiatan ini. Semoga saja, siswa-siswa semakin terlatih untuk berkomunikasi, dan memahami apa yang harus dilakukan dalam berdagang, serta bisa berempati dengan orang-orang yang berdagang,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya