Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Imam Turidi.
Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Imam Turidi.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Imam Turidi, Anggota Komisi D , DPRD Kota Depok , Mendukung diberlakukannya sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan ujaran kebencian , atau ujaran kebencian. Meurutnya, nyinyir , baik yang ditujukan  kepada Pemerintah maupun orang pada umumnya bukanlah kritik. Melainkan, suatu perbuatan yang tidak terpuji, atau mengarah pada fitnah. Apalagi jika nyintir tersebut tidak beradasarkan fakta.

“Jika kita mengkritik suatu kebijakan atau aturan, sebagai warga negara tentu diperbolehkan selama sifatnya membangun,” katanya.

Menurutnya, siapapun yang nyinyir, terlebih ASN akan memberikan dampak yang jelek. Karena nyinyir bisa mengakibatkan kerugian bagi seseorang, kelompok, atau lembaga yang dinyinyir.

“Saya sangat mendukung kalau ada sanksi yang diberikan kepada siapapun yang nyinyir. Termasuk kepada ASN jika benar terbukti nyinyir, baik di media sosial maupun di kehidupan sehari – hari,” tuturnya.

Sementara itu, Sekertaris Komisi B, DPRD Kot Depok, Priyanti Susilawati juga sependapat dengan Imam  Turidi. Bagi dia, nyinyir adalah tindakan yang dapat memperkeruh suasan sehingga bisa menimbulkan keresahan bagi orang – orang yang dinyinyir atau yang melihat nyinyiran tersebut.

“Nyinyir tidak menghasilkan solusi. Harus diberantas,” katannya.

Dia mendukung upaya Pemeritah Kota Depok melalui BKPSDM untuk mencegah aksi nyinyir pada ASN  dengan melakukan monitoring baik di media sosial maupun aktivitas ASN.

“Saya setuju ASN ditegur jika kedapatan nyinyir. Kalau masih nyinyir juga boleh diambil sikap tegar,” ujarnya.

Sementara itu juga, salah satu ASN Kota Depok, Dadi Rusmiadi mengaku tidak masalah dengan adanya larangan bagi ASN untuk nyinyir di Kota Depok. Sebab baginya , tanpa adanya peraturan pun, setiap orang tidak boleh nyinyir karena itu adalah dosa.

“Nyinyir itu sama saja ngomongin orang di belakang. Kita gak perlu ngelakuin itu,” kata Camat Tapos ini.

Serupa dengan Dadi Rusmiadi, Kasubag TU Pasar Cisalak, Budi juga mendukung kebijakan BKPSDM untuk melakukan monitoring terhadap ASN yang nyinyir.

“Intinya sebagai ASN saya mendukung segala kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Depok,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya