TERBAKAR : Warga inisiatif memadamkan sisa api di ruko yang terbakar di RT 02/10 Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Senin (28/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
TERBAKAR : Warga inisiatif memadamkan sisa api di ruko yang terbakar di RT 02/10 Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Senin (28/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Diduga akibat kebocoran tabung gas tiga kilogram (Si Melon), membuat empat bangunan berupa tiga ruko dan satu rumah di Jalan Raya Jakarta Bogor RT02/10, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, ludes dilalap Si Jago Merah, Senin (28/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Depok di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat sekitar. Kemudian, salah seorang warga melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok pukul 07.00 WIB.

Perwira Pelaksana Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Depok, Merdi Setiawan menuturkan, kebakaran diduga kebocoran tabung gas untuk memasak di dapur salah satu ruko.

“Ketika, karyawan hendak masak, ternyata gas mengalami kebocoran. Sewaktu, ada percikan langsung menyambar hingga terjadi kebakaran,” Ucap Merdi di lokasi kejadian.

Api semakin tidak terkendali, hingga merambat ke ruangan lain yaitu tetangga belakang Ruko tersebut. Beruntung kebakaran tidak memakan korban jiwa.

“Api memang cepat merambat karena di dalam ruko banyak material yang mudah terbakar seperti kursi kayu dan barang – barang lainnya,” bebernya.

Merdi menuturkan, selama melakukan pemadaman pihaknya tidak mengalami hambatan. Tetapi, karena laporan kebakaran itu terlambat. Sehingga, api sudah membesar saat personelnya sampai ke lokasi.

“Jadi laporan ke UPT Cimanggis, sedikit terlambat. Seharusnya, ketika ada kejadian kebakaran masyarajak harus cepat lapor karena api akan cepat menyebar dalam hitungan menit,” tuturnya.

Selanjutnya, Merdi mengungkapkan kepada masyarakat ketika melihat atau menghadapi kejadian kebakaran segera menghubungi Dinas Pemadaman Kebakaran, langsung telepon saja ke nomor pusat Damkar Depok di 021-77827280.

“Melayani adalah tugas kami, masyarakat tidak dipungut biaya. Jadi jangan ragu bila terjadi kebakaran atau kejadian darurat lainnya,” ucapnya,

Sementara, Komandan Regu B, Ahmad H Asmari menambahkan, pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam dengan 12 personel. Pihaknya menerima laporan pukul 07.00 WIB dan tiba di lokasi pukul 07.12 WIB. Sementara, api berhasil dijinakan sekitar pukul 08.15 WIB.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun luas area yang terbakar mencapai 300 meter meliputi tiga unit ruko dan satu unit rumah,” lanjutnya

Di lokasi yang sama, pemilik ruko percetakan, Nurali mengatakan, saat kejadian dirinya tengah tertidur. Lantaran mendengar tiga kali ledakan kencang, dirinya langsung terbangun dan melihat api sudah membesar dan menyambar bangunan lain.

“Api dengan cepat menyambar, karena banyak material yang mudah terbakar, apalagi ruko saya itu percetakan jadi banyak kertas yang mudah terbakar,” lanjutnya.

Walaupun tidak ada korban jiwa. Namun, sambung Nurali, kerugian yang ia derita cukup banyak. Sebab, harta bendanya tidak ada yang bisa diselamatkan, baik di rumah maupun ruko.

“Di ruko percetakan saya terdapat dua buah komputer, empat printer dan uang tunai,” ucapnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet), Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya