MITRA : SMAN 8 Depok menggandeng Rumah Harum untuk pengolahan sampah-sampah dari sekolah. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
MITRA : SMAN 8 Depok menggandeng Rumah Harum untuk pengolahan sampah-sampah dari sekolah. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mencapai Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, SMAN 8 Depok tidak ingin bergerak sendiri. Tetapi, SMAN yang berlokasi di Jalan M. Nasir, Kecamatan Cilodong juga telah menggandeng Rumah Harum, untuk pengolahan sampah-sampah non organik yang dihasilkan dari SMAN 8 Depok.

Ketua Adiwiyata SMAN 8 Depok, Saut Manurung mengatakan, itu adalah bagian dari 16 kegiatan yang dilangsungkan Sekolah Adiwiyata, yakni dengan bekerjasama dengan beberapa pihak yang berkaitan dengan lingkungan. Jadi, kerjasama dengan Rumah Harum untuk pengolahan berbagai sampah.

“Ada beberapa sampah yang diakomodir, yakni plastik dan minyak jelantah. Oleh Rumah Harum sampah-sampah itu akan didaur ulang,” ucapnya kepada Radar Depok.

Saut menjelaskan, tidak hanya sekedar menjadi tempat pembuangan dan pengolahan sampah dari SMAN 8 Depok, tetapi Rumah Harum juga kerap memberikan pembinaan dan bimbingan ke siswa-siswa SMAN 8 Depok untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Jadi, ada kemitraan yang baik dan bermanfaat dengan eksternal sekolah.

“Tentunya volume sampah di SMAN 8 Depok dengan jumlah siswanya yang mencapai 1.153 orang itu akan sangat banyak. Jadi, harus ada beberapa solusi untuk permasalahan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Adiwiyata SMAN 8 Depok, Hotma Lasmaria Simbolon menjelaskan, sekarang ini persiapan pihaknya menuju Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional sedang melengkapi administrasi sekolah. Karena, untuk kegiatan inovasi sudah dilakukan, dan sedang berjalan sekarang ini.

“Semoga saja, pada waktu penilaian sudah lengkap semuanya. Semua program dan kegiatan Sekolah Adiwiyata di SMAN 8 Depok bersifat¬† kelanjutan, tidak hanya saat penilaian saja,” tuturnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya