PEDULI: SMP Islam Al Hamidiyah memberi bantuan kepada warga Kampung Parung Ponteng, Desa Tajur Citereup, kabupaten Bogor untuk menunjang produktivitas kegiatan sehari-hari. FOTO : AL HAMIDIYAH FOR RADAR DEPOK
PEDULI : SMP Islam Al Hamidiyah memberi bantuan kepada warga Kampung Parung Ponteng, Desa Tajur Citereup, kabupaten Bogor untuk menunjang produktivitas kegiatan sehari-hari. FOTO : AL HAMIDIYAH FOR RADAR DEPOK

 

SMP Islam Al Hamidiyah memberi bantuan kepada warga Kampung Parung Ponteng, Desa Tajur Citereup, kabupaten Bogor untuk menunjang produktivitas kegiatan sehari-hari.

Laporan : Muhammad Agung HR

RADARDEPOK.COM – Di antaranya membuatkan lapangan badminton, memberikan perlengkapan alat tulis kantor (ATK), alat olahraga, dan pakaian layak pakai.

Kepala SMP Islam Al Hamidiyah, Suparno mengatakan, pemberian bantuan ini dalam rangka menyelenggarakan program pengabdian masyarakat yang ketiga kalinya. Kegiatan ini diikuti oleh guru, peserta didik, dan orangtua.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan program tahunan implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) untuk membentuk siswa-siswi SMP Islam Al-Hamidiyah yang mau berbagi (sharing to others), mandiri, dan berkarakter,” katanya kepada Radar Depok, Sabtu (26/10).

Dia menjelaskan, selama tiga hari disana 25-27 Oktober 2019 peserta didik SMP Islam Al Hamidiyah juga melakukan pendampingan mata pelajaran bahasa inggris, baca tulis Qur’an dan mewarnai untuk siswa SDN 07 Tajur Citereup. Disamping itu para orangtua juga turut berpartisipasi dengan memberikan cooking lessons bagi ratusan ibu-ibu Parung Ponteng.

“Para siswa kami memberi motivasi ke anak-anak SD 07 Tajur agar selalu semangat dan rajin belajar,” jelas Suparno.

Siswa siswi SMP Islam yang terletak di Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoranmas juga ikut belajar berkebun, beternak, dan bertani secara langsung dengan masyarakat. Antusias masyarakat tinggi dengan kedatangan tim pengabdian masyarakat dari SMP Islam Al Hamidiyah.

Suparno berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan tiap tahun. Sehingga dapat terbangun rasa empati dan kebersamaan dalam diri para peserta didik.

“Kami berharap sekali tiap tahunnya dapat menyelenggarakan kegiatan serupa, supaya siswa kami menjadi siswa yang mau berbagi kepada sesama, merasakan apa yang orang lain rasakan, dan bekerja keras demi masa depan yang gemilang,” tangkas Suparno. (rd)

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya