TEATER: Kelompok Teater Taman Sandiwara dalam sebauh pementasan teater, beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA
TEATER : Kelompok Teater Taman Sandiwara dalam sebauh pementasan teater, beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA

 

Sejumlah seniman teater mengaku, saat ini cukup kesulitan dalam menampilkan pertunjukkan seni teater di Kota Depok. Karena, tidak ada tempat untuk menuangkan karya teater. Pada akhirnya mereka berkembang dan tumbuh di luar Depok.

Laporan : RUBIAKTO

RADARDEPOK.COM – Kota Depok hingga saat ini belum memiliki gedung pertunjukan, tak heran para seniman Depok berkiprah di luar Kota Depok. Seperti dilakukan kelompok teater Taman Sandiwara.

Mereka berharap agar pemerintah mau memfasilitasi para seniman dapat terus berkarya. Tidak hanya latihan yang sulit, di Kota Depok juga kesulitan mendapatkan tempat pertunjukan. Pendiri Taman Sandiwara, Luthfi Setyo Whidy mengaku baru sekali pentas di Depok. Selebihnya mereka kerap tampil di Jakarta dalam berbagai event.

“Saya hanya sekali tampil di Depok, di Bengkel Teater, Cipayung,” kata Upi -sapaan Luthfi Setyo Whidy-.

Upi mengatakan, fasilitas yang minim agak menyulitkan dalam menggelar pementasan teater. Karena perlu berbagai elemen penunjang menggelar pertunjukan.

“Mau main di tempat terbuka juga susah, kalau di Depok, tidak seperti di kota lain, seperti Jakarta dan Bogor,” tukas Upi.

Sementara itu, dia mengatakan selama ini kerap melakukan pementasan di Jakarta dengan memanfaatkan gedung pertunjukan milik pemerintah DKI. Dia juga mengaku kerap mengikuti festival teter di Jakarta, karena di Kota Depok tidak memiliki pembinaan.

“Kami juga kalau lomba ikut di Jakarta Selatan, dalam Fastival Teater Jakarta,” kata Upi. (*)

 

Editor : Pebri Mulya