KOLABORASI INSPIRATIF : Ustadzah Lulu Susanti bersama boneka Ina usai berdakwaah dan menghibur anak-anak di salah satu kegiatan. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

Kecintaannya pada bercerita pengetahuan agama bagi anak-anak, membawa Ustadzah Lulu Susanti  menjadikan Ina si boneka lucu setia menemaninya. Nama Ina tersebut diambil dari singkatan Indonesia, bentuk kecintaannya pada Ibu Pertiwi sekaligus anak-anak.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Mengawali pendidikan D2 di PGTK Nur Fikri dengan study mendongeng atau bercerita. Lulu membangun ilmu mendongeng untuk disebar kepada anak-anak. Dengan perawakan yang cantik, anggun, soleha, perempuan ini memiliki tujuan yang mulia.

“Saya mengajak Ina karena sifat anak adalah peniru, jadi akan memudahkan saya untuk memberikan pesan secara maksimal,” tutur Lulu.

Sambil membawa Ina, Lulu menjelaskan, sebelum dia mengajak Ina untuk berlaga di setiap dakwaahnya di depan anak-anak. Dia latihan secara tekun.

“Mulai melatih suara, ada berbagai macam suara, suara anak, suara orang dewasa. Semuanya harus dipelajari, dan juga ekspresi, biar menjiwai,” paparnya berdampingan dengan Ina.

Sejak lulusan S1 di IAI Al Kidah Fakultas Tarbiyah, Jakarta. Lulu memperagakan beberapa kalimat yang keluar dari mulutnya dan Ina. Tak bisa dipungkiri saat itu, tawa keluar melihat kolaborasi mereka. “Kurang lebih begitu lah saya menghibur anak-anak. Orang dewasa terhibur apalagi anak-anak,” candanya.

Ternyata citanya terwujud. Perempuan yang berdomisili di Kampung Sidamukti, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, semenjak kecil memang ingin menghibur semua orang. “Ditambah menghibur dengan ilmu agama, Subhanaallah luar biasa nikmatnya,” tutupnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya