ISTIMEWA
ISTIMEWA

 

Keberadaan santri menjadi objek vital dalam perjalanan suatu bangsa, keseimbangan ilmu agama dan intelektual membuat santri menjadi bagian penting untuk kemajuan suatu bangsa.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Ustadzah Lulu Susanti tokoh sekaligus santri jebolan Pondok Pesantren Daruttaqwa Cibinong terlihat dikerumunan ratusan warga Depok saat merayakan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 di Lingkungan Balaikota.

Bertegur sapa dengannya yang saat itu mengenakan gamis putih dengan dibalut hijab tosca.

Tak lama segera minta kometar soal HSN, dengan lemparan senyum, perempuan ini langsung mengatakan bahwa ia jebolan dari pondok pesantren.

“Jadi santri sudah melekat dengan orangnya yang intelektual dan kuat ilmu agamanya, makanya Presiden menetapkan HSN beberapa tahun lalu, karena melihat peran vital santri,” jelasnya dengan lantang serta dengan nada suara yang merdu.

Sambil duduk di pelataran Masjid Baiturrahman Balaikota, ia mengatakan di Ponpes banyak ilmu yang bermanfaat baik dunia maupun akhirat.

“Mendengar kata santri yang melekat dalam pikiran saya adalah orang yang soleh dan seloleha, yang tau haknya kepada Allah dan kepada sesama. serta orang yang berjuang untuk agama,” beber Pelatih Karate Inkai Depok.

Sambil mengakhiri perbincangan, ia berpesan agar para santri mampu mejalankan perintah agama yang mana santri harus menutup aurat dan menghilangkan maksiat.

“Biar ilmu yang dipelajari di ponpes dapat terserap dengan baik, tanpa ada penghala dosa,” tutupnya sambil melangkah menuju rombongan lainnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya