KEGIATAN : Warga tengah melaksanakan Salat Istisqa di lapangan parkir Masjid Nurul Fikri, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, pada Minggu (13/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
KEGIATAN : Warga tengah melaksanakan Salat Istisqa di lapangan parkir Masjid Nurul Fikri, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, pada Minggu (13/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Musim kemarau berkepanjangan membuat warga Kampung Kelapa Dua, Kelurahan Tugu, Cimanggis, inisiatif melaksanakan Salat Istisqa (meminta hujan) di lapangan parkir Masjid Nurul Fikri, Minggu (13/10).

“Kalau air tanah sudah mulai mengering, maka kita jangan malu untuk memohon kepada Allah sang pemilik semesta,” ucap Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Depok, Badruddin yang didaulat sebagai imam dan khatib pada pelaksanaan Salat Istisqa tersebut.

Dalam khutbahnya, Ahmad mengajak jamaah untuk meminta ampun atas segala kesalahan dan dosa. Sehingga, Allah Sang pemelihara alam semesta akan menurunkan hujan yang penuh dengan rahmat dan keberkahan.

“Kita harus meminta kepada Allah. Insya Allah, doa kita dikabulkan Allah,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DKM Masjid Nurul Fikri, Krisna Panji menurutkan, pelaksanaan salat tersebut dihadiri sekitar 500 jamaah, terdiri dari masyarakat sekitar Kelapa Dua, khususnya jamaah Masjid Nurul Fikri.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Salat Istisqa dilakukan sebanyak dua rakaat sebagaimana Salat Ied, dengan tujug kali takbir pada rakaat pertama dan lima kali takbir pada rakaat kedua.

“Kami juga menjelaskan kepada jamaah tentang sunnah-sunnah yang dilakukan pada shalat istisqa ini seperti, membaca Surat Al-A’la pada rakaat pertama dan pada rakaat kedua membaca Surat Al-Ghasiyah. Sunnah-sunnah lain nya juga seperti, dianjurkan memakai pakaian putih sebagai lambang kesucian dan memakai sorban,” lanjutnya.

Krisna menambahkan, pada agenda tersebut, yang diminta bukan hanya sekedar turun hujan, tetapi agar hujan yang diberikan Allah senatiasa membawa kebaikan dan keberkahan bagi manusia.

“Tidak menimbulkan masalah baru seperti, banjir dan munculnya berbagai macam jenis penyakit,” ucap Krisna. (rd)

 

Jurnalis : Lulu

Editor : Pebri Mulya