PETUGAS : Para TNI sedang beristirahat di tengah kegiatan TMMD di RT03/09 Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Selasa (15/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
PETUGAS : Para TNI sedang beristirahat di tengah kegiatan TMMD di RT03/09 Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Selasa (15/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK 

 

Ada cerita di balik kisah, demikian halnya dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 tahun 2019 di Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos. Ada beberapa episode di luar pekerjaan yang Radar Depok saksikan.

Laporan : Lutviatul Fauziah

 

RADARDEPOK.COM, – Selasa (15/10) siang, Sang Fajar sudah hampir berada di atas kepala, mega terlihat sedikit menutupi cakrawala yang kala itu terlihat biru cerah. Akibarnya, kondisi tersebut membuat siapa saja yang berada di luar ruangan akan merasakan langsung sengatan dari pusat galaksi Bima Sakti itu.

Para personel Kodim 0508/Depok, yang bertugas menyukseskan pelaksanaan program dari TNI dalam membangun desa itu pun harus rehat sejenak sejenak pasca mengeluarkan tenaganya sedari fajar menyingsing.

Mereka menjalankan program TMMD selama satu bulan dan bekerja dari pagi hingga sore demi membangun negeri. Raut wajah lelah dan keringat yang mengalir di pelipis mata tak mampu ditutupi ketika cahaya matahari semakin terang menyinari.

Jarum jam sudah menunjukan pukul 11.30 WIB, personel TNI yang bertugas di TMMD bersama warga beristirahat sejenak untuk mengusir lelah. Waktu istirahat dipergunakan para aparat dan warga untuk menyantap makan siang bersama.

“Seperti ini lah kita saat sedang istirahat dalam menjalankan tugas, menjalin kedekatan satu sama lain,” anggota Babinsa Kelurahan Sukamaju Baru, Peltu, M. Hadi didampingi Serka, Mulyadi.

Selesai menyantap makanan, mereka pun tidak lupa menjalankan kewajiban masing-masing sebagai umat beragama. Mereka menjalankan ibadah untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta di salah satu bangunan yang terdapat di Lapangan Sanca wilayah tersebut.

Setelah melaksanakan ibadah, mereka saling bercengkrama, serta saling berbagi cerita dan tawa. Setiap rintangan mereka lalui bersama tanpa merasa lelah, kekompakan pun selalu mereka jaga agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan semestinya.

“Kekompakan itu nomor satu, kalau anggotanya dapat menjunjung tinggi kekompakan, maka semuanya akan lancar,” lanjutnya.

Matahari yang terik bukan menjadi alasan dan penghalang bagi mereka. Kehangatan dan membangun komunikasi yang baik, dapat menciptakan kekompakan dan mengobarkan semangat untuk menyelesaikan sebuah misi

Senyum bahagia terpancar di raut wajah mereka, hal ini tampak ketika mereka saling melempar canda sebelum kembali menjalankan tugas yang diamanahkan kepada mereka. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya