Pemkot Depok media terverifikasi
BERI PEMAPARAN : Kepala Diskominfo Depok, Sidik Mulyono didampingi perwakilan dari Kodim 0508 Kota Depok, memaparkan materi saat acara Media Gathering Tahun 2019 di Saung Godong Ijo, Kecamatan Bojongsari. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
Pemkot Depok media terverifikasi
BERI PEMAPARAN : Kepala Diskominfo Depok, Sidik Mulyono didampingi perwakilan dari Kodim 0508 Kota Depok, memaparkan materi saat acara Media Gathering Tahun 2019 di Saung Godong Ijo, Kecamatan Bojongsari. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tak mau penggunaan anggaran pemerintah baik pusat atau daerah, jadi temuan Dewan Pers dan Inspektorat Daerah. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Depok, di 2020 berkomitmen menjalin kerjasama di bidang publikasi hanya dengan media terverifikasi Dewan Pers.

Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono mengajak, para pegiat media dan wartawan meningkatkan profesionalisme. Bukan hanya dari sisi pribadi, melainkan juga kualitas lembaga medianya. Merujuk  arahan Dewan Pers, alat ukur keprofesionalitas jurnalis yaitu memiliki sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Selain itu, masing-masing media melengkapi legalitas berdirinya, yakni perusahaan yang berstandar pers, bukan CV atau lainnya.

“Karena sudah ada wanti-wanti dari Dewan Pers terkait penggunaan anggaran pemerintah baik pusat atau daerah. Jadi kami berkomitmen dengan media yang berstandar perusahaan pers (terverifikasi). Hal ini perlu disampaikan, karena semua anggaran akan diaudit Dewan Pers dan Inspektorat,” tegas Sidik saat menjadi narasumber dalam acara Media Gathering Tahun 2019 di Saung Godong Ijo, Kecamatan Bojongsari.

Sidik berpendapat, peraturan tersebut di satu sisi memberatkan. Namun memiliki sisi positifnya. Sebab, bisa mengajak wartawan dan media menjadi pers yang profesional dan proporsional, bukan hanya dari sisi personal tetapi juga perusahaan.

Pada kesempatan itu, Sidik juga menyinggung terkait tema Media Gathering kali ini, Optimalisasi dan Sinergitas Jurnalis Bersama Forkopimda. Menurutnya, kegiatan kali ketiga ini, diadakan sebagai wadah mengemukakan aspirasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan insan media.

“Diharapkan, satu sama lain saling berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Depok, melalui peran dan tugasnya masing-masing,” tutupnya.

Sebelumnya, Anggota Dewan Pers, Hendry CH Bangun menilai, agar terhindar dari potensi pelanggaran sebaiknya Pemda bekerjasama dengan media yang sudah terverifikasi, baik secara administrasi maupun faktual.

“Karena sudah jelas badan usaha, dikelola wartawan profesional, punya NPWP, dan lain-lain,” ungkap Hendry kepada Radar Depok.

Hendry melanjutkan, dalam sebuah kerjasama yang paling penting harus saling menguntungkan. Dan untuk mengetahui media terverifikasi atau belum, bisa dilihat di web resmi Dewan Pers.

“Media yang taat aturan, produknya pasti lebih kredibel daripada yang tidak taat,” tegas Hendry. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya