taman bacaan sawangan
ANAK MUDA : Taman Baca Sawangan membuka stand di Festival Literasi di Perpustakaan Umum Depok, Minggu(24/11). FOTO : CHRISTINE/RADAR DEPOK
taman bacaan sawangan
ANAK MUDA : Taman Baca Sawangan membuka stand di Festival Literasi di Perpustakaan Umum Depok, Minggu(24/11). FOTO : CHRISTINE/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Taman Baca Sawangan ingin meningkatkan minat baca anak terutama kaum Muda. Berbeda dengan taman baca lainnya, anak muda turut serta dalam pengembangan taman baca.

Satu anggota Taman Baca Sawangan, Firda Amalia menuturkan, sudah 2 tahun taman tersebut dikembangkan bersama teman-temannya. Setiap kecamatan itu, pastinya ada taman baca. Untuk menciptakan Kota Depok ramah anak, Taman Baca Sawangan pun ikut andil dalam program tersebut.

Dalam mengembangkan Taman Baca Sawangan, dia dan teman teman mengakui banyaknya kesulitan yang dihadapi. Salah satunya menarik minat anak-anak untuk terus selalu datang.

“Menariknya minat anak-anak untuk selalu singgah di taman kami adalah hal yang sulit. Hal lainnya, karena rata-rata anggota kami bekerja dan kuliah, kami pun sedikit kesulitan membagi waktu,” kata Firda kepada Radar Depok, Selasa (26/11).

Masalah tidak membuat mereka menyerah. Firda menambahkan, teman-temannya sudah mulai terbiasa dengan hal tersebut. Dan mencoba melakukan hal lain di Taman Baca Sawangan seperti, story’ telling, kegiatan menggambar atau mewarnai.

Taman Baca yang beroperasi setiap hari ini, juga membuka beberapa kerajinan tangan untuk dijualkan kepada masyarakat. Taman Sawangan juga membuat sendiri topi rajut, gambar ukiran dan bross. “Kreativitas tersebut merupakan merupakan buah tangan anggota anggota Taman Baca Sawangan,” tutur Firda.

Taman Baca Sawangan sangat didukung berbgai pihak, termasuk setiap orang tua anggota Taman Baca berserta RT dan RW. Firda dan teman – teman berharap banyak teman-teman yang mau mengikuti jalan mereka.

“Saya berharap, banyak orang yang bantu kami terutama anak-anak muda, karena walaupun taman baca dikelola yang muda, tapi kami masih butuh tenaga lainnya,” tandas Firda. (rd)

 

Jurnalis : Christine

Editor : Pebri Mulya