Beranda Metropolis APBD Depok 2020 Rp2,927 Triliun

APBD Depok 2020 Rp2,927 Triliun

0
APBD Depok 2020 Rp2,927 Triliun
PENGGUNAAN AIR TANAH : Suasana pemukiman penduduk dan pertokoan di kawasan Jalan Margonda Raya, beberapa waktu lalu. Penggunaan air tanah sampai saat ini masih banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga atau komersial di kawasan tersebut. Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
ILUSTRASI : APBD Kota Depok tahun 2020 sudah diketuk palu dan nominalnya Rp2,927 Triliun. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Di 2020 Anggaran Pendapatan Belanja Darah (APBD) Depok, naik menjadi Rp2,927 triliun. Kepastian itu saat Rapat Paripurna dengan agenda nota keuangan Raperda APBD 2020 Kota Depok, di Ruang sidang gedung DPRD Depok, Jumat (1/11/2019).

Rapat Paripurna aberlangsung molor. Rapat yang diagendakan mulai pukul 09:00 WIB, baru berlangsung sekira 10:30 WIB. Tak lama kemudian rapat dibuka  Ketua DPRD Depok TM Yusufsyahputra Didampingi Wakil Ketua III DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri.

Kepada Radar Depok, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna membeberkan, rencana APBD 2020 ini estimasi pendapatan daerah sebesar Rp2,927 triliun mengalami kenaikan Rp135 miliar itu dari pendapatan pada APBD (murni). Sementara, Tahun 2019 sebesar Rp2,791 triliun atau naik sebesar 4,86%.

Hanysa saja, target pendapatan daerah tersebut belum termasuk pendapatan DAK, bantuan keuangan provinsi atau sumber pendapatan lainnya yang nantinya akan di koreksi setelah mendapatkan kepastian alokasi nilainya.

Pendapatan Daerah ini bersumber dari pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,269 triliun dana perimbangan sebesar Rp1,036 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 622,047 Miliar.

Kebutuhan Pos Anggaran Belanja Daerah pada APBD tahun 2020 di usulkan sebesar Rp 3,469 triliun yang berarti terjadi kenaikan sebesar Rp 122,840 miliar atau naik sebesar 3,67% dari anggaran belanja sebelumnya pada APBD (murni) tahu. 2019 sebesar Rp 3,346.

Belanja Daerah ini meliputi belanja tidak langsung sebesar Rp 1,372 triliu atau 39,55% dari total anggaran belanja. Selanjutnya, belanja langsung sebesar Rp 2,097 triliun atau sekitar 60,45% dari total anggaran belanja, terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp 380,212 miliar, Barang belanja dan jasa sebesar Rp 853,093 miliar dan belanja modal sebesar Rp 863,811 miliar.

Beberapa fokus anggaran belanja di tahun 2020 diantaranya adalah Bantuan Siswa Miskin dan Rawan DO, pelayanan Puskesmas rawat inap 24 jam di setiap kecamatan, pembangunan RSUD wilayah timur, pelaksanaan Pemilukada tahun 2020, pembangunan taman terpadu di setiap kelurahan dan pembebasan lahan saran prasarana umum. “Semoga dengan anggaran tersebut Pemkot Depok bisa memasifkan pemangunan,” tandasnya.(rd)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya