Babai Saba Tokoh ke Pengasinan

In Politika
MENYAPA : Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi saat Saba Tokoh di Perumahan BSI RW11 Kelurahan Pengasinan, Sawangan. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi terus aktif menjalankan Program Saba Tokoh di Kota Depok. Pada pertengahan November ini, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyapa tokoh dan lapisan masyarakat di Perumahan BSI RW11 Kelurahan Pengasinan, Sawangan.

“Alhamdulillah, Program Saba Tokoh terus bergulir. Kini giliran di RW11 Kelurahan Pengasinan, Sawangan,” kata Babai kepada Radar Depok, Minggu (17/11)

Ia mengaku bangga dan tersanjung dengan sambutan luar biasa dari pengurus lingkungan, ibu-ibu PKK dan pemuda setempat. Pasalnya, elemet di RW11 tersebut sangat proaktif ketika dirinya mengutarakan keinginan mengelar Program Saba Tokoh di sana.

“Saba Tokoh ini kan hampir sama dengan reses, hanya saja informal dan dari anggaran pribadi saya. Sejauh mana saya bisa mengetahui problematika dan keinginan dari masyarakat, tidak hanya di Dapil saya saja (Sawangan, Bojongsari, Cipayung). Tapi, ini se-Depok. Untuk menjalankan fungsi saya sebagai dewan,” ungkapnya.

Dari hasil Saba Tokoh di RW11 Kelurahan Pengasinan, sambung Babai, banyak yang bisa diserap dan nantinya akan diperjuangkan melalui jalur legislatif ke Pemerintah Kota Depok, di mana muaranya sentuhan APBD dan mencarikan solusi terbaik terhadap persoalan di wilayah tersebut.

“Insya Allah apa yang saya dapat dari warga Perumahan BSI ini akan saya tindaklanjuti dan perjuangkan di DPRD,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Babai menyoroti Situ Pengasinan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan di Depok.  Namun, Pemkot Depok belum maksimal memberikan sentunan APBD dan program konkrit.

“Seperti yang sudah saya bilang. Sebenarnya, komunikasi menjadi kata kunci keberhasilan Pemkot Depok dalam mengembangkan potensi wisata situ. Sebab, depok adalah satu kota yang memiliki banyak situ,” papar Babai.

Selain itu, Babai melanjutkan, dengan ditetapkannya program peningkatan destinasi wisata di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo, menjadi peluang bagi tiap daerah untuk berpacu bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata mengembangkan destinasi wisatanya, termasuk Depok.

“Permasalahannya, sudah sejauh mana komunitas yang dibangun dengan Kementerian Pariwisata. Hal ini penting untuk segera dilakukan Pemkot Depok. Sehingga, kementerian dapat melakukan intervensi program kegiatan dalam pengembangan potensi wisata di Depok,” lanjut Babai.

Menurutnya, promosi akan adanya potensi wisata, khususnya wisata air situ yang begitu banyak di Depok harus dan penting dilakukan. Ia menilai, salah satu kelemahan Pemkot Depok dengan Kementerian Pariwisata adalah komunikasi yang kurang. Bahkan, nyaris tidak dilakukan.

“Karenannya, saya merasa perlu mendorong pemerintah agar meningkatkan komunikasi dan membangun sinergitas dengan pemerintah pusat. Sehingga, tidak hanya pariwisata yang bisa dimajukan sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapi lini sektor lainnya,” pungkas Babai. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Reza Indragiri Amriel.

Waspada Kriminalitas Mewabah di Depok

Reza Indragiri Amriel.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Satu persatu tidak kriminalitas mulai tumbuh di Kota Depok. Di

Read More...
mohammad idris baju ungu

Ada 40.423 KK yang Terima Bantuan di Depok

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 40.423 Kepala

Read More...
warga depok terkena virus

Data IDI : Di Indonesia 1.000 Orang Meninggal Terkait Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Data pasien positif Korona yang meninggal antara yang diumumkan Pemerintah berbeda dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu