Bawaslu Depok Buka Program SKPP

In Politika
KOMPAK : Jajaran Bawaslu Kota Depok berfoto usai mengadakan agenda  Refleksi Pengawasan Pemilu Tahun 2019 di Gedung Hotel Bumi Wiyata Jalan Margonda, Kota Depok, beberapa waktu lalu. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah sukses menggelar Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) tingkat Jawa Barat. Bawaslu akan mengadakan SKKP di tingkat kabupaten/kota. Untuk gelombang pertama, akan diawali di kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada serentak 2020.

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hubungan antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi persiapan SKPP.

“Dalam Rakor tersebut, pada bulan ini (November), akan ada giat SKPP di Kabupaten/Kota se-Jabar. Program yang sama akan digelar tiga kali setahun, mulai 2020-2021. nanti ada jenjangnya, mulai dati tingkat dasar, menengah dan lanjut,” kata Dede kepada Radar Depok, Kamis (7/11).

Depok sendiri, lanjut Dede, masuk gelombang pertama bersama tujuh daerah lain di Jabar yang menggelar Pilkada serentak 2020. sedangkan, kuota pesertanya 90 orang yang dibagi tiga kelas pararel. “Alumni SKPP Jabar dari Depok akan dilibatkan sebagai fasilitator, kan ada tiga orang yang sudah mengikuti SKPP tingkat Jabar,” paparnya.

Ia menguraikan, kriteria pesertanya 19 hingga 30 tahun, pendidikan minimal SMA, diutamakan berpengalaman atau sedang menjadi pengurus dan organisasi atau komunitas, tidak pernah menjadi anggota atau pengurus partai, tidak pernah atau sedang menjadi tim kampanye pasangan calon tertentu, mendapatkan izin dari instansi untuk mengikuti program hingga selesai, bersedia mengikuti program pendidikan hingga selesai.

“Kemudian, sehat jasmani dan rohano, tidak pernah atau sedang menjalani kasus hukum, bebas narkoba dan mempunyai minat kuat dalam kepemilihan atau pengawasan Pemilu,” urainya.

Sedangkan persyaratan administrasinya, seperti daftar riwayat hidup, foto copy KTP, pas foto, ijazah terakhir, membuat essai yang berkaitan dengan Pemilu atau pengawasan Pemilu minimal tiga halaman.

“Ketentuannya ukuran F4, jenis font arial, ukuran font 12 dan spasi 1,5,” terangnya.

Untuk jadwal pengumuman dan penerimaan berkas mulai 7-9 November dengan membawa persyaratan ke Sekretariat Bawaslu Kota Depok di Jalan Nusantara Raya, No. 1, RT03/13, Kelurahan/Kecamatan Beji. Kemudian,  wawancara 10 November, pleno dan pengumuman hasil di 11 November dan pelaksanaan SKPP pada 12-16 November.

“Dengan adanya Program SKPP ini, semakin meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap Pemilu dan Pengawasan Pemilu, serta dapat berpartisipasi dalam pengawasannya secara sukarela,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu