Beranda Metropolis Depok Butuh 80 Ribu Blanko KTP-El

Depok Butuh 80 Ribu Blanko KTP-El

0
Depok Butuh 80 Ribu Blanko KTP-El
DIMUSNAHKAN : Pegawai Disdukcapil Kota Depok memusnahkan blangko  KTP el yang sudah rusak di Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
DIMUSNAHKAN : Pegawai Disdukcapil Kota Depok memusnahkan blangko  KTP el yang sudah rusak di Balaikota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sekitar empat bulan Kota Depok masih kekurangan Blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El). Sudah ada 80 ribu warga Depok yang melakukan perekaman, tetapi belum juga mendapatkan KTP-El.

Terkait hal ini, Walikota Depok Mohammad Idris menyebutkan, kekurangan blanko tersebut lantaran jatah blanko dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah habis dan belum dikirim lagi.

“Iya, terkait blanko KTP elektronik Pemkot Depok selalu menjadi bemper,” kata Idris saat ditemui di Gedung DPRD Kota Depok, beberapa waktu lalu.

Namun, Idris menyarankan agar Kemendagri menganggarkan blanko elektronik dilebihkan, sehingga pemerintah daerah tidak kekurangan lagi khususnya di Kota Depok.

“Tolong diberikan kesempatan penganggaran di pusat dilebihkan. Penduduk Indonesia luar biasa banyak, kalau bisa jangan dipas-paskanlah anggaran blanko KTP,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kekurangan blanko ini berdampak pada permasalahan pengurusan administrasi bagi warganya. Sebab, rata–rata persyaratan mengurus administrasi harus melampirkan KTP-El.

“Sering kelabakan kita pemerintah daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Misbahul Munir mengaku, blanko KTP-El di Depok sudah empat bulan kosong di setiap kantor kelurahan. Menurutnya, kelangkaan blanko itu karena di Kemendagri masih dalam proses lelang dan kosong.

“Blanko KTP elektronik kosong di Depok sudah empat bulan. Memang di Kemendagri lagi kosong blankonya,” jelas Munir.

Hingga saat ini Disdukcapil Depok masih menunggu kiriman blanko dari Kemendagri. Sebab, yang memiliki kewenangan pemberian blanko ini adalah Kemendagri.

“Kami cuma merekam dan mencetak. Sedangkan urusan blanko tanggung jawab Kemendagri. Saat ini proses pengadaan di sana. Kebutuhan kita 80 ribu warga Depok yang belum dicetak KTP elektroniknya,” bebernya.

Sebagai solusi kelangkaan blanko, Disdukcapil Kota Depok mengeluarkan surat keterangan (suket) kepada warga Depok yang belum dicetak KTP-El.

“Surat keterangan kita kasih sebagai pengganti. Di awal tahun 2020 bisa dicetak (diprediksi) sesuai kebutuhan pencetakan blanko. Bukan hanya Depok saja yang belum mencetak,” pungkasnya. (rd)

 

Data dan Fakta KTP-El Kota Depok : 

Yang Belum Mendapatkan KTP-El:

80.000 Warga

 

Alasan:

Blanko dari Kemendagri habis dan belum dikirim

 

Lama Kekurangan:

4 Bulan

 

Usulan:

– Anggaran blanko elektronik dilebihkan

– Menunggu kiriman blanko dari Kemendagri

 

Dampak:

Pengurusan administrasi warga, karena rata-rata persyaratan mengurus administrasi harus melampirkan KTP-El.

 

Solusi:

– Disdukcapil mengeluarkan Surat Keterangan (Suket)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya