Beranda Politika Dialog Publik PKS Depok Wujud Demokrasi

Dialog Publik PKS Depok Wujud Demokrasi

0
Dialog Publik PKS Depok Wujud Demokrasi
KUNJJUNGAN : Fraksi PKS DPRD Kota Depok saat mengunjungi Kantor Radar Depok, di Ruko Verbena, Grand Depok City, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (1/11). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK
KUNJJUNGAN : Fraksi PKS DPRD Kota Depok saat mengunjungi Kantor Radar Depok, di Ruko Verbena, Grand Depok City, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (1/11). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK Program Dialog Publik yang digagas DPD PKS Kota Depok akan meninggalkan bekas manis. Betapa tidak, program yang diluncurkan sebagai bentuk persiapan Pilkada Depok 2020, nyatanya diadopsi kader partai Bulan Sabit Kembar lain di Jawa Barat.

Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir mengatakan, Dialog Publik sebagai kelanjutan dari Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira), guna menentukan calon yang bakal diusung sebagai Calon Walikota Depok.

Seperti diketahui, ada lima hasil Pemira yang sudah dirilis. Antara lain, Hafid Nasir, Imam Budi Hartono, Supariyono, T Farida Rachmayanti, dan Amri Yusra. Kelima orang ini kemudian menjalankan Dialog Publik, berupa penyampaian visi dan misi.

“Kami saling adu gagasan yang positif. Segala ide yang baik untuk Kota Depok, dikeluarkan,” ungkap Hafid disela kunjungannya ke Kantor Radar Depok, Jumat (1/11).

Dialog Publik akan menyentuh sampai ke akar rumput. Lima besar Pemira akan melakukan roadshow ke seluruh warga Depok. Mereka menawarkan ide dan gagasan bila nanti terpilih menjadi orang nomor satu di Kota Sejuta Maulid. “Dialog Publik baru kami luncurkan dalam menghadapi Pilkada tahun depan,” beber Anggota DPRD Kota Depok ini.

Dirinya berharap agar program ini bisa menjadi role model dalam penentuan calon pemimpin. Upaya sangat demokratis. Karena siapapun yang terpilih kelak, seluruh gagasan yang sudah tertuang di dalam Dialog Publik bisa diadopsi menjadi program pemerintah.

“Yang saya dengar program ini akan dipakai di sejumlah wilayah lain di Jawa Barat,” terangnya.

Bakal Calon Walikota Depok dari PKS, T Farida Rachmayanti mengaku antusias. Dialog Publik menjadi arena yang sehat dalam penyampaikan gagasan. “Mirip debat pada umumnya. Ada moderator. Makanya akan lebih hidup. Kalau saya sangat senang,” tandas wakil rakyat dari Beji-Cinere-Limo ini.

Ingin Sinergi dengan Radar Depok

Pada kunjungannya ke Kantor Harian Radar Depok, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Sri Utami mengaku siap menjalin sinergitas dengan media. Dengan Radar Depok.

Menurutnya, indikator jalannya demokrasi adalah media yang sehat. Sebagai perwakilan rakyat di legislatif, ia tentu membutuhkan peran media.

“Tentu dalam penyampaian hasil kerja dan program yang akan digulirkan ke masyarakat,” ujarnya.

Salah satu program yhang tengah digeber, kata dia, bertajuk Hari Aspirasi. Intinya masyarakat diberi ruang untuk mengadu segala permasalahan.

Hari Aspirasi berlangsung setiap Senin dari pukul 10:00 WIB hingga pukul 12:00 WIB. Dia menyebut, cara ini efektif untuk menghadirkan solusi ditengah masalah masyarakat.

“Jadi setiap Senin kami (PKS) yang berada di DPRD Depok membuka waktu khusus untuk masyarakat yang ingin berkeluh kesah, program ini kami buka setiap hari Senin,” katanya.

Sri mengaku, setelah diluncurkan untuk umum dalam waktu singkat pihaknya telah menampung sedikitnya tujuh persoalan yang dihadapi warga Depok. Diantaranya soal pemutusan hubungan kerja, kemudian soal sampah, keberadaan pedagang kaki lima hingga keluhan dibidang olahraga.

“Semua kami tampung. Insya Allah akan ada solusinya. Untuk teknisnya, apakah hal itu dapat dibahas di fraksi atau jika berkaitan langsung nanti bisa kami arahkan ke berbagai komisi yang membidanginya,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Junior Williandro

Editor : Pebri Mulya