Beranda Metropolis Disidik Tunggu Termin Dua DAK Cair

Disidik Tunggu Termin Dua DAK Cair

0
Disidik Tunggu Termin Dua DAK Cair
BUAT RKB : Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN Cilangkap 1. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
BUAT RKB : Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN Cilangkap 1. FOTO : INDRA SIREGAR /RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – DInas Pendidikan (Disdik) Depok, saat ini masih menunggu pencairan kedua anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019. Hal ini menyusul telah rampungnya penyerapan anggaran DAK termin pertama dengan jumlah total Rp31 miliar.

Kepala Bidang  Sarana Prasarana (Sarpras) Disdik Depok, Tarno mengatakan, program DAK 2019 sudah terserap sebesar 75 persen di termin pertama. “Termin pertama DAK sudah hampir selesai. Saat ini kami sedang mengajukan pencairan anggaran tahap ke dua,” katanya, kepada Radar Depok.

Dia mengungkapkan, Kota Depok memiliki anggaran DAK sebesar Rp31 miliar yang dibagi untuk dua kategori yaitu SD dan SMP. “SD kebagian Rp19 miliar, SMP Rp11 miliar,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, anggaran DAK tersebut digunakan untuk sejumlah kegiatan, seperti DAK SD untuk rehab kelas dan mebeler sebanyak 26 kelas di tujuh sekolah, rehab ruang guru dan perabot sebanyak empat ruang di empat sekolah, rehab toilet 85 unit di 10 sekolah, pembangunan ruang kelas baru (RKB) sebanyak 50 RKB di 10 sekolah. Kemudian, pembangunan inklusi dan prabotan 10 ruang di 10 sekolah, pembuatan toilet 10 toilet di 10 sekolah, buku 20 paket di 20 sekolah, pojok 13 paket di 13 sekolah, alat kesenian tradisional sembilan paket untuk sembilan sekolah.

Lalu, untuk DAK SMP  pihaknya membuat alokasi rehab ruang kelas dan prabotan 12 ruang di enam sekolah, rehab perpustakaan dan prabotan dua ruang di dua sekolah, rehab ruang guru dan prabotan empat ruang di empat sekolah, rehab jamban sebanyak lima jamban di lima sekolah, rehab kelas baru (RKB) dan prabotan dua paket dua sekolah. Kemudian pembutan jamban sebanyak dua jamban di dua sekolah, pembangunan inklusi dan prabotan dua paket untuk dua sekolah, peralatan lab ipa dan fisika enam paket  di enam sekolah, peralatan biologi di enam sekolah dan lab komputer enam paket di enam sekolah.

“Semua sedang dikebut pengerjaanya. Insya Allah minggu Depan termin kedua sudah turun, sehingga desember semua termin sudah selesai,” bebernya.

Dia menambahkan, DAK merupakan dana perimbangan APBN yang ditransfer langsung Kementerian keuangan kepada daerah. Pengelolaan anggaran ini diatur Peraturan Presiden (Perpres) 141 tahun 2018. Untuk penjabaran teknis terkait DAK bidang pendidikan diperjelas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 1 tahun 2019.

“Kita mengerjakan dua penangan DAK di jenjang SD dan SMP, sedangkan SMA ditangani Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya