Drainase Raya Meruyung Buruk

In Satelit Depok
BUTUH PEMBENAHAN : Kondisi drainase Jalan Raya Meruyung yang perlu tindakan segera. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, MERUYUNG – Masalah ini harus mendapat perhatian serius dari Pemkot Depok, terutama oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Memasuki musim hujan, diketahui drainase Jalan Raya Meruyung kurang optimal menampung air.

Alhasil, hujan lebat sedikit, salah satu jalan utama di Kecamatan Limo itu pasti akan tergenang. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Meruyung, Supian Derry mengatakan, perbaikan drainase di Jalan Meruyung sudah mendesak.

Sebab, genangan air yang muncul, selain menimbulkan aroma tak sedap. Juga berpotensi menjadi sarang penyakit. “Saya harap tahun depan drainase Meruyung Raya sudah dibenahi,” ungkap Derry.

Salah seorang warga, Naiyan mengaku cukup terganggu dengan kondisi drainase Meruyung Raya.

“Tidak berfungsi optimal. Ada sebagian sudah rata dengan permukaan tanah. Ini yang menjadi penyebab banjir,” terang dia.

Dia menambahkan, untuk kondisi jalan masih baik. Nemun demikian, antara jalan dan drainase harus berbanding lurus. Artinya bila jalan bagus, tapi drainasenya buruk. Khawatir akan merusak jalan akibat genangan air.

“Kalau bidang jalan sering terendam air, sudah pasti akan lebih gampang rusak, untuk itu saya berharap nanti untuk segera dibehani,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

DMC bantu wartawan depok

DMC dan JJI Beri Bantuan Wartawan Depok

SALURKAN : Depok Media Center (DMC) menyalurkan bantuan paket sembako dari Jurnalis Jelajah Indonesia (JJI).

Read More...
pengusaha depok berikan rapid test

Pengusaha Asal Depok Donasikan 5.000 Alat Rapid Test

PEDULI : Pengusaha asal Depok, Diana Dewi, saat mendonasikan 5000 alat rapid test ke Pemkot

Read More...
ilustrasi virus korona size kecil

Tambah 185 Kasus Positif Virus Korona, DKI Tetap Jadi yang Tertinggi

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Berdasarkan data dari Pemerintah, Senin (20/04) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 185

Read More...

Mobile Sliding Menu