Kadisdik jenguk siswa SMPN 20 hepatitis
PEDULI: Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin mengunjungi siswa atau pasien yang terjangkit Hepatitis A di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Selasa (26/11). FOTO : DOK. PRI FOR RADAR DEPOK
Kadisdik jenguk siswa SMPN 20 hepatitis
PEDULI : Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin mengunjungi siswa atau pasien yang terjangkit Hepatitis A di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Selasa (26/11). FOTO : DOK. PRI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin mengunjungi dan melihat kondisi siswa SMPN 20 yang masih dirawat di RSUD Kota Depok, terjangkit penyakit Hepatitis A.

Thamrin menyebutkan, dari 15 anak yang sebelumnya masuk perawatan enam di antaranya sudah pulang, dan tersisa sembilan anak masih tahap perawatan.

“Alhamdulillah saya lihat kondisinya sudah membaik. Kami minta sampai tuntas pengobatan di RSUD ini, dan dilayani dengan baik,” ungkap Thamrin kepada Radar Depok.

Ia pun bertemu dengan orang tua siswa, dan berpesan bahwa kejadian ini merupakan ujian untuk melatih kesabaran. Ke depannya, sudah seharusnya orang tua pun bertanggung jawab atas pola hidup bersih anaknya. Minimal memberikan bekal makanan dari rumah, daripada harus jajan di luar.

“Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi anak-anak disiapkan dari rumah menjaga pola hidup bersih, dan bisa ditingkatkan di sekolah,” tutur Thamrin.

Ia berharap, ke depannya ada monitoring dari Dinas Kesehatan di setiap kantin sekolah. Sementara saat disinggung terkait biaya pengobatan, Thamrin mengaku, karena sudah dikategorikan KLB dari segi biaya pengobatan akan diakomodir dari dana bantuan sosial APBD. Hingga saat ini kegiatan belajar mengajar di SMPN 20 masih diliburkan hingga Kamis (28/11) dalam rangka sterilisasi.

“Sebelumnya sudah koordinasi dengan Dinkes, keluarga yang tidak memiliki BPJS akan dibantu. Siswa masih diliburkan, sebagai sterilisasi di sekolah upaya pencegahan dan sebagainya. Memberikan izin kepada siswa harus belajar di rumah, dengan pengawasan orang tua, karena pada tanggal 2 hingga 7 Desember mereka harus menghadapi Ujian Semester 1,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis : Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya