Beranda Politika Komisi IV DPRD Jawa Barat Sidak ke Situ Rawa Kalong : Parkir 10 Mobil, Arsitektur Khas Jawa Barat

Komisi IV DPRD Jawa Barat Sidak ke Situ Rawa Kalong : Parkir 10 Mobil, Arsitektur Khas Jawa Barat

0
Komisi IV DPRD Jawa Barat Sidak ke Situ Rawa Kalong : Parkir 10 Mobil, Arsitektur Khas Jawa Barat
CEK DOKUMEN : Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Imam Budi Hartono didampingi anggota saat Sidak ke proyek revitalisasi Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug, Cimanggis, Senin (4/11). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
CEK DOKUMEN : Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Imam Budi Hartono didampingi anggota saat Sidak ke proyek revitalisasi Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug, Cimanggis, Senin (4/11). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

Siang kemarin (4/11), sejumlah Komisi IV DPRD Jawa Barat (Jabar) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lokasi proyek revitalisasi Situ Rawa Kalong, Kelurahan Curug, Cimanggis, Senin (4/11)

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM – Menjalankan salah satu fungsi kedewanannya, Komisi IV DPRD Jabar melakukan pengawasan dengan Sidak ke proyek strategis Jabar di era kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), yakni Situ Rawa Kalong.

Sidak tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Imam Budi Hartono. Pada kesempatan itu, ia menjelaskan, kedatangannya untuk meninjau langsung proyek ‘mercusuar’ Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pihaknya, ingin melihat sejauh mana proyek tersebut dilaksanakan dan kelayakannya.

“Dari penglihatan kami, ini sedang dikerjakan, semoga bisa sesuai rencana awal dan selesai pada Desember mendatang,” kata politikus PKS yang digadang-gadangkan mengikuti kontestasi Pilkada Depok 2020 ini.

Setelah berkeliling dan memantau langsung proyek revitalisasi tersebut, Komisi IV DPRD Jabar memiliki beberapa catatan yang sangat kusial, seperti akses masuk ke Situ Rawa Kalong masih kurang baik.

“Proyek ini dari segi gambarnya bagus, tapi dari sisi akses ke sini sangat kurang. Sebab, jalannya kecil dan gambarannya ketika ini jadi tempat wisata, hanya cukup 10 mobil di parkirannya. Jadi, tidak layak menurut kami,” tutur IBH, sapannya.

Kemudian, dari segi desain, pihaknya menyayangkan desain yang dibuat. Bahkan, anggota Komisi IV berkomentar dengan desain tersebut. Mungkin, sambung IBH, bagi seorang arsitek, desain ini mungkin terlihat bagus oleh Ridwan Kamil.

“Harusnya bisa didesain mengikuti budaya dan seni-seni arsitektur di Jawa Barat. Itu jauh lebih bagus dan lebih indah,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya