komunitas choper and low rider depok
ANTIK: PEnampilan sepeda sangat bergantung dari teknik perawatan sepeda. FOTO : ISTIMEWA
komunitas choper and low rider depok
ANTIK : PEnampilan sepeda sangat bergantung dari teknik perawatan sepeda. FOTO : ISTIMEWA

Keselamatan pengendara sepeda di Kota Depok masih menjadi pertanyaan serius bagi penggiat sepeda. Pesepeda masih belum nyaman berseluncur di Kota Depok, lantaran jalur sepeda yang masih minim terutama di jalan protokol.

Laporan : Rubiakto

RADARDEPOK.COM – Kenyamanan berkendara merupakan hak bagi setiap pengguna jalan, tidak terkecuali para pengendara sepeda. Menyurut salah satu anggota Closed, Deny Suhendar. Pengguna sepeda di Kota Depok tentu mengharapkan kenyamanan dan keramahan berkendara di Kota Depok.

Dia mengatakan, selama ini Closed memang sangat aktif berkendara dan tak jarang bersepeda keluar Kota Depok, seperti Jakarta, dan Bogor. Satu hal yang paling menonjol menurutnya, di dua kota tersebut jalur sepedanya cukup nyaman. Meski tidak seratus persen steril dari kendaraan bermotor.

Sayangnya, hal tersebut tidak dapat mereka rasakan di Kota Depok. Meski sempat terdapat jalur sepeda di Kota Depok, namun penggunaannya dirasa tidak efektif. Masih banyak pengendara kendaraan bermotor yang sengaja parkir di jalur sepeda. Sehingga para pesepeda merasa tidak nyaman.

“Kami ingin pemerintah kembali mengoptimalkan jalur sepeda di Kota Depok, khusunya di Jalan Protokol seperti Jalan margonda Raya, dan Jalan Juanda,” kata Deny.

Sepeda Lowrider memang tampak lain dari sepeda lainnya. Dari bentuk fisik yang unik, sepeda ini juga dapat mengundang perhatian orang. Meski berbeda dari segi bentuk fisik, perwatan sepeda low rider tak jauh berbeda dengan sepeda biasa lainnya.

Seperti diungkapkan Deny. Untuk merawat sepeda low rider tergantung pada pemilik. Bila pemilik tidak rutin dalam hal perawatan yang menyeluruh, maka sepeda itu akan kurang nyaman bila digunakan.

“Sepeda low rider memang memiliki penampilan berbeda namun untuk perawatan juga tetap sama, tergantung pemiliknya saja mau merawatnya atau enggak,” ucap Deny.

Deny pun berbagi tips cara perawatan sepeda low rider, agar nyaman digunakan. Pertama cuci sepeda dengan air dan sabun agar bagian-bagian yang berpelumas bersih. Bersihkan bagian sprocket, chain ring pada crank, kabel, kanvas rem serta rotornya dan pulley RD dengan sikat gigi. Lap dengan kain kanebo.

Keringkan dengan kain lap yang halus kemudian jemur sebentar, agar sepeda benar-benar kering. Lumasi bagian-bagian yang perlu pada sepeda : rantai, cleatless pedal, serta kabel rem dan gigi.

Periksa kembali baut-baut yang kendor, brake, bearing, kencangkan baut-baut agar aman saat digenjot. Simpan sepeda, usahakan jangan diparkir lantai untuk jangka waktu yang lama, karena ban sepeda akan mengeras dan menyebabkan korosi pada velg ban. Menggantung sepeda akan lebih aman, jika disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Poles sepeda dengan kanebo yang diberi autosol, agar tidak berkarat dan tambah kinclong. Jangan lupa lakukan pengecekan rantai, baut, sebelum di pakai Gowes, periksa yang kiranya kendor. Dan jagan lupa lakukan pengecekan ban sepeda. “Dengan begitu siap – siap low rider anda akan menjadi pusat perhatian,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya