RAMAI: Sejumlah kendaraan melintas di antara Traffic Light Simpang Ramanda, Selasa (5/11). Lagu hati-hati yang dinyanyikan Walikota Depok Mohammad Idris sudah tidak diperdengarkan di ruas jalan tersebut. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
RAMAI : Sejumlah kendaraan melintas di antara Traffic Light Simpang Ramanda, Selasa (5/11). Lagu hati-hati yang dinyanyikan Walikota Depok Mohammad Idris sudah tidak diperdengarkan di ruas jalan tersebut. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Lagu Hati–hati yang biasa diputar di pemberhentian lampu merah Ramanda, Jalan Margonda beberapa hari belakangan sudah tidak terdengar lagi. Padahal, lagu tersebut sempat viral baik di media sosial hingga media mainstream.

Lagu tersebut sengaja diputar di sana sebagai bagian program Pemkot Depok guna mengurangi tingkat kecelakaan di Jalan Margonda. Lagu tersebut diputar tatkala lampu rambu lalulintas berwarna merah.

Seorang juru parkir di kawasan ruko yang tak jauh dari lampu merah, Parman mengaku, sudah lebih dari seminggu tidak mendengar lantunan lagu tersebut.

“Iya udah gak pernah kedengaran lagi lagunya,” katanya, Selasa (5/11).

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana menjelaskan, lagu tersebut memang sudah tidak diputar lagi di lampu merah Ramanda karena sudah dipindah ke lampu merah Tugu Jam, arah Jalan Kartini.

“Lagu Hati–hati dan Tiblantas sekarang di setel di sana,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, Alasan pemindahan pemutaran lagu itu, karena dinilai mengganggu kegiatan keagamaan dekat lampu merah Ramanda.

“Kami pindahkan karena menganggu kegiatan keagamaan. Tapi lagu Hati–hati tetap dikolaborasikan dengan Tiblantas dari Polresta Depok,” kata Dadang.

Dia menambahkan, lagu Hati-Hati dan Tiblantas juga akan diputar di kawasan pemberhentian lampu lalu lintas Sengon, Merah Sandra, Kecamatan Pancoranmas.

“Tidak hanya di sekitar Kartini saja, tapi di lampu merah lain juga akan kita setel,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya