HADIR : Ketua Bawaslu RI, Abhan didampingi Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan, Jajaran Komisioner Bawaslu Kota Depok dan panitia SKPP berfoto usai menghadiri SKPP di Wisma Hijau, Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Jumat (15/11). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
HADIR : Ketua Bawaslu RI, Abhan didampingi Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan, Jajaran Komisioner Bawaslu Kota Depok dan panitia SKPP berfoto usai menghadiri SKPP di Wisma Hijau, Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Jumat (15/11). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Kelurahan Mekarsari menjadi tuan rumah Program Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kota Depok, yang diadakan selama lima hari di Wisma Hijau, Kelurahan Mekarsari, Cimanggis.

Kepala SKPP Bawaslu Depok, Dede Selamet Permana mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan sejak 12 hingga 16 November ini, bertujuan untuk memberi pengetahuan kepemiluan, terutama pada generasi muda, yang nantinya akan turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan bagaimana pemilu yang Langsung Umum, Bebas dan Rahasia Jujur dan Adil (Luber Jurdil).

“Paling tidak nanti setelah kegiatan ini selesai, mereka dapat memberitahu orang sekitarnya terkait dengan politik uang, isu sara dan hal-hal lain yang berkembang dimasyarakat menjelang pemilu,” ucap Dede kepada Radar Depok, Jumat (15/11).

Ia juga mengatakan, kegiatan yang diikuti 82 peserta dari segmen  mahasiwa, anggota karang taruna, pemuda lintas agama yang telah mengikuti rangkaian seleksi, baik seleksi administrasi maupun wawancara.

“Mereka mendapatkan lima materi pokok, yaitu leadership, kesukarelawanan, penyuluhan,  gander, pembelajaran lapangan. Dan kegiatan ini menghadirkan pembicara lokal maupun nasional, untuk nasional ada 18 pembicara,” paparnya.

Ia menambahkan, pada Jumat (15/11), peserta dibagi kelompok dan turun langsung ke lapangan, seperti ke pasar, daerah Situ Cilodong, pesantren atau masyarakat sekitar dan disebar ke wilayah se-Kota Depok.

“Mereka terjun langsung ke lapangan, mengaplikasikan materi yang didapat,” ucap Dede.

Dede pun bersyukur, Agenda dihari keempat tersebut turut dihadiri Ketua Bawaslu RI, Abhan dan Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan untuk memberikan pengetahuan kepada 82 peserta yang ikut SKPP Bawaslu Kota Depok.

“Alhamdulillah, semoga kehadiran Ketua RI dan Ketua Jabar dapat meningkatkan motivasi para peserta. Sehingga, output dari SKPP ini berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” pungkasnya.

Terkait dengan kegiatan ini, Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini mengungkapkan, SKKP merupakan program langsung dari Bappenas yang mengacu pada kurangnya pemahaman terkait proses kerja Bawaslu.

“Karena kurangnya pemahaman masyarakat, sehingga banyak terjadi kesalahpahaman masyarakat dalam tata cara proses pelaporan ke Bawaslu. Sehingga ada masyarakat yang melihat pelanggaran, namun tidak melapor,” lanjutnya.

Hadirnya Bawaslu, sambung Luli, untuk meningkatakan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pelaksanaan Pemilu yang bersih.

“Peran Bawaslu juga semakin kuat dari waktu ke waktu, berkat prestasi dalam mengawasi pelaksanaan pemilu maupun pemilihan kepala daerah,” katanya

Luli juga menambahkan, kurangnya keberanian masyarakat dalam melaporkan kecurangan Pemilu yang dilihatnya masih tingginya sikap apatis masyarakat terhadap penegakan keadilan pemilu.

“Maka dari itu, SKPP didesain untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut dan memotivasi masyarakat untuk turut aktif dalam kegiatan pengawasan partisipatif,” tambahnya.

Dengan kegiatan ini, akan melahirkan kader-kader pengawas partisipatif yang semakin memperkuat daya pengawaasan Bawaslu.

“Selesainya peserta dari SKPP diharapkan, mampu membanggun jiwa-jiwa patriot untuk berperan aktif dalam melaporkan tindakan-tindakan pelanggaran maupun kecurangan dalam pemilihan,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya