belajar mengaji di musala
DIAJARKAN : Asmawi Nabban sedang  mengajari  anak didiknya mengaji di Musala Al- Baniyyah, Jalan Mandor Lipin No100 Cilangkap, Kecamatan Tapos Kota Depok. FOTO : CHRISTINE/RADAR DEPOK
belajar mengaji di musala
DIAJARKAN : Asmawi Nabban sedang  mengajari  anak didiknya mengaji di Musala Al- Baniyyah, Jalan Mandor Lipin No100 Cilangkap, Kecamatan Tapos Kota Depok. FOTO : CHRISTINE/RADAR DEPOK

 

Kegiatan mengaji selalu diadakan di Musala Al-Baniyyah yang berlokasi di Jalan Mandor Lipin No100 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos Kota Depok tiap hari. Kegiatan tersebut diikuti siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Laporan : Christine Natalia

RADARDEPOK.COM – Cahaya mentari mulai mengintip di awan nan biru. Mimik wajah ceria anak anak mulai mendatangi Musala Al-Baniyyah. Satu satu anak mulai menyalami guru ngaji mereka, Asmawi Nabban dan sapa kembali dengan senyum pria berusia 58 tahun itu. Tak banyak kegiatan, mengaji pun langsung dimulai.

Guru ngaji di Musala Al-Baniyyah, Asmawi Nabban mengungkapkan, kegiatan mengaji dilakukan di pagi mulai pukul 07:00  hingga 09:00 WIB. Sore dimulai pukul 15:00-17:00 WIB, dan malam dari ibadah Magrib hingga Isya.

“Kegiatan mengaji dilakukan pagi, sore dan malam hari. Mengikuti waktu anak-anak. Bila si anak masuk siang, biasanya memilih mengaji di pagi hari.  Anak-anak yang mengaji tidak hanya berasal dari sekitar musala saja tetapi dari luar RW,” tutur Asmawi.

Asmawi berharap, kegiatan mengaji yang dilaksanakan setiap senin sampai jumat, pagi, siang dan malam hari ini.  Dapat didukung orang tua  wali di sekitar musala.

“Saya mengajar tanpa memikirkan biaya. Mayoritas yang mengaji di musala ini biasanya dari luar RW saya. Justru hal  tersebut yang buat saya prihatin. Saya berharap  lingkugan  di dekat musala juga mau ikut kegiatan mengaji ini,” uncap Asmawi

Asmawi yang sudah menjadi guru mengaji sejak tahun 1990 tersebut mengaku, mengaji sebelum kegiatan belajar, dapat meningkatkan konsentrasi.   Hal tersebut juga dibenarkan salah satu siswa SDN Cilangkap 5  yang mengaji di musala tersebut,  Lutfian Syafira.

“Saya biasanya mengaji di malam hari, tapi kebetulan datang pagi hari karena ada kelas siang di sekolah. Saya suka mengaji karena dapat meningkatkan konsentrasi belajar saya, “tutur gadis berumur 9 tahun ini.

Tidak hanya itu, Teman lutfi, Debrina Weliandri  merasa senang mengikuti kegiatan mengaji, karena membuatnya menjadi pribadi yang lebih  religius. Dan menjalin silahturahmi diantara teman sepantarannya.

“Karena yag mengaji tidak hanya dari seitar rumah, saya bisa mendapat teman baru dan menjalin pertemanan,” tutur gadis yang duduk di kelas III tersebut. (rd)

 

Jurnalis : Christine

Editor : Pebri Mulya