Nofel Saleh Hilabi ke Situ Rawa Kalong : Borong Pete, Dikira Al Ghazali

In Politika
UNIK : Ketua DPC PDIP, Hendrik Tangke Allo bersama anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Depok mendampingi Balon Walikota atau Wakil Walikota Depok dari Penjaringan Terbuka PDIP untuk Pilkada Depok, Nofel Saleh Hilabi saat ke Situ Rawa Kalong, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

Nofel Saleh Hilabi menyambangi Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug, Cimanggis. Bakal calon Walikota atau Wakil Walikota Depok dari Penjaringan Terbuka PDI Perjuangan untuk Pilkada Depok 2020 ini pun memborong petai

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM – Usai menyapa beberapa pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sepanjang Jalan Situ Rawa Kalong, Nofel Saleh Hilabi membuat heboh warga dan juga pedagang pasar tumpah yang digelar tiap Minggu pagi di sekitar situ tersebut.

Meski memiliki perawakan blasteran Arab-Indonesia, kulit putih dan tinggi ini tidak sungkan dan malu menggenggam beberapa keris pete, barang dagang salah satu UMKM di sana. Bahkan, ia memborong untuk dibagikan kepada siapa saja yang dihampiri.

“Iya, tadi sempat borong pete. Tapi, dibagi-bagikan ke pedagang juga,” tutur Nofel yang saat itu mengenakan setelan kaos hitam dipadu dengan jaket berwarna merah dan celana jeans.

Jika Radar Depok membuat Awards, kandidat pada proses Penjaringan Terbuka partai berlambang kepala banteng ini bakal menyabet kategori Bakal Calon Walikota atau Wakil Walikota Depok  tertampan.

Bahkan, beberapa warga menyempatkan untuk mengajak berswafoto dan menyangka kalau Nofel merupakan putra pertama dari musisi Dhani Ahmad Prasetyo dan Maia Estianty, yakni Ahmad Al Ghazali atau bisa disapa Al.

Menanggapi hal tersebut, Nofel pun hanya tertawa. Namun, ia tidak menampik bahwa sejak kecil, dirinya sudah terjun ke dunia hiburan tanah air.

“Alhamdulillah saya disebut mirip Al. Kebetulan dulunya saya memang artis. Jaka Sembung atau sinetron Deru Debu dulu saya yang main, iklan-iklan sudah lebih dari 30 kali. Jadi, sejak 5-15 tahun saya menjadi artis,” kata Nofel.

Setelah itu, ia menanggalkan label keartisannya dan lebih memilih untuk menjadi pengusaha di usia 17 tahun. Sebab, ketika masih menjadi artis, belum tentu ia bisa banyak berbuat untuk masyarakat atau orang-orang terdekatnya.

“Saya kuliah sambil dagang. Usia 19 tahun saya sudah punya usaha sendiri. Sampai dengan sekarang alhamdulillah saya punya usaha yang Allah SWT berikan berkembang. Karena, Alhamdulillah, usaha saya berkembang, saya ingin berbuat lebih,” ujarnya.

Menurutnya, untuk bisa berbuat lebih, tentu harus masuk ke sistem pemerintahan. Sehingga, ia memberanikan diri untuk mengikuti konstelasi Pilkada Kota Depok 2020.

“Insya Allah, jika ada teman-teman di Depok yang mempunyai kemauan dan ingin menjadi aktor atau artis, itu bisa saya fasilitasi. Kita bisa kerjasama dengan teman-teman artis membuat sekolah artis, yang punya potensi bisa kita promosikan. Kebetulan kakak ipar saya juga artis, Dina Lorensa, Lula Kamal dan Nabila Shakib itu sepupu saya. Jadi, memang dari lingkungan keluarga artis,” pungkasnya. (*)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

warga depok terkena virus

Data IDI : Di Indonesia 1.000 Orang Meninggal Terkait Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Data pasien positif Korona yang meninggal antara yang diumumkan Pemerintah berbeda dengan

Read More...
ilustrasi virus korona size kecil

Minggu (19/04) Tambah 327 Positif Korona, Berikut Penyebarannya

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Pemerintah mengumumkan penambahan kasus positif virus Corona di wilayah Indonesia. Per Minggu

Read More...
sembako murah kelurahan curug

RW1, Curug Gelar Sembako Murah

BANTU : Ketua RW1, H. Muhammad Maulana memberikan sembako murah kepada masyarakat terdampak ekonomi akibat

Read More...

Mobile Sliding Menu