Odih, Opang Kreatif dan Peduli Lingkungan : Sulap Botol Bekas jadi Barang Bermanfaat (1)

In Satelit Depok
KREASI : Odih menunjukan hasil kreasi di lapaknya yang terdapat di Jalan Thole Iskandar dekat salah satu pusat perbelanjaan sebelum Simpangan Depok, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Rabu (6/11). FOTO : CHRISTINE /RADAR DEPOK

 

Kerajinan botol bekas dijual di pinggiran Jalan Thole Iskandar, tepatnya di seberang pusat perbelanjaan sebelum Simpangan Depok, jika dari arah Depok 2. Awak Radar Depok pun menemui Odih M (65) sang empunya tempat tersebut.

Laporan : Christine Natalia

RADARDEPOK.COM – Pukul 09.00 WIB, cakrawala sudah disiram sinar mentari. Walaupun mega tipis sedikit menghalangi, tapi, tetap saja sengatannya masih terasa menyentuh kulit. Dari kejauhan, sosok pria paruh baya sedang  menyiram tanaman yang terdapat di lapak miliknya.

Setelah selesai, ia kembali melanjutkan agenda hari itu dengan merapikan beberapa barang dagang yang ia ciptakan sendiri, sembari berharap agar lekas terjual untuk menambah pundi-pundi keuangan guna menghidupi keluarga.

Awak Radar Depok pun menyambangi pria tersebut. Setelah menyapa dan basa-basi, belakangan baru diketahui namanya Odih M, usianya 65 tahun, setidaknya itu yang tertera di kartu identitas kependudukan miliknya.

Kedatangan awak Radar Depok ke lapak tersebut memang ingin mengusir dahaga keingintahuan pribadi, setelah beberapa kali melintas di Jalan Thole Iskandar. Memang, itu jalur yang kerap dilalui menuju pulang.

Di lapak tersebut, tidak hanya pot bunga, tetapi juga dijual aneka kerajinan berbahan botol bekas lainnya seperti, tempat lilin asbak dan penangkap lalat. Seluruhnya merupakan kreasi dari Odih yang ia rintis sejak empat tahun lalu.

Dengan modal Rp50 ribu, bapak empat orang anak yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan (Opang), ia memulai usaha sampingannya di industri kreatif, yakni menyulap botol bekas menjadi barang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

“Awalnya agak takut menjual kreasi saya ini, terutama terhadap reaksi calon pembeli. Tapi, saya mencoba memberanikan diri, dan ternyata banyak orang yang suka karya saya,” ungkap Odih.

Rupanya, Odih melihat tidak dari sisi bisnis, tetapi ada tujuan mulia yang disisipkan pada usaha sampingannya setelah mengojek. Pria paruh baya ini mengaku prihatin dengan sampah plastik yang merusak lingkungan. Sehingga, ia ingin mendaur ulang menjadi barang bermanfaat dan tidak sekedar menjadi tumpukan sampah di lingkungan.

“Botol-botol saya minta dari keluarga dan mengambil di lingkungan sekitar rumah, mulung lah istilahnya. Tapi, saya merasa senang dengan kegiatan ini, wujud keprihatinan dan bakti saya terhadap lingkungan lah, biar lebih bersih,” papar Odih.

Odih yang tinggal di Kampung Kebon Duren RT02/3 Kelurahan Kalimulya, Cilodong ini mengaku senang, jika barang kreasinya dimanfaatkan orang lain. Bahkan, harga yang ditawarkan di lapak tidak baku, kepada pembeli yang antusias terhadap karyanya, tidak jarang ia memberikan diskon.

“Ya Alhamdulillah, sekarang ada yang beli barang saya. Malah, sudah ada pelanggan,” ucap Odih. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

satlantas untuk pekerja harian

2.000 Pengemudi di Depok Dapat Rp200 Ribu Perbulannuya

BANTUAN : Kasatlantas Polres Metro Depok, Kompol Sutomo menyrahkan bantuan kepada pengemudi terdampak ekonomi di

Read More...

6 Hari PSBB di Depok, 3.300 lembar Surat Peringatan Dikeluarkan

PERIKSA : Sejumlah aparat keamanan melakukan pemeriksaan dan himbauan di check point di bawah fly

Read More...
webinar IDI pemkot

IDI-Pemkot Depok Adakan Webinar Update Covid-19

WEBINAR : Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Depok bekerjasama dengan Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah

Read More...

Mobile Sliding Menu