SELUNDUP : Barang bukti sabu di dalam cat yang diantar oleh ojek online ke Rutan Depok. FOTO : DOK. KANWIL KEMENKUM HAM JABAR
SELUNDUP : Barang bukti sabu di dalam cat yang diantar oleh ojek online ke Rutan Depok. FOTO : DOK. KANWIL KEMENKUM HAM JABAR

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Beragam cara dilakoni demi barang haram bisa masuk ke Rutan II-B Depok, Kecamatan Cilodong Kota Depok. Setelah seorang ibu berani mencoba membawa sabu buat suaminya. Nah kemarin, kaleng cat melalui ojek online (Ojol) dikirim ke rutan. Hasilnya, di dalam kaleng cat tersebut ditemukan sabu seberatĀ  51,34 gram.

“Ada seorang driver ojek datang mengantar sejumlah barang. Nama pengirim atas nama Jerry dengan tujuan portir, tapi nama penerimanya tidak ada,” ucap Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Abdul Aris, Senin (25/11).

Adapun barang-barang yang dikirim ojol itu antara lain dua kaleng cat, satu botol madu, satu pengharum ruangan, dan dua pak baterai. Barang-barang itu diantar melalui aplikasi ojek online.

Abdul mengatakan, barang-barang itu lantas diperiksa oleh petugas keamanan. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan ada satu bungkus mencurigakan yang diduga sabu-sabu.

“Saat melakukan pemeriksaan, petugas menemukan kecurigaan, yaitu tutup kaleng cat tersebut terlihat sudah dibuka sebelumnya, setelah diperiksa, ternyata ditemukan bungkusan diduga narkotika jenis sabu yang terbungkus di dalam cat kaleng tersebut,” kata dia.

Petugas langsung menghubungi Polresta Depok untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Saat ini, barang bukti beserta pengemudi ojol dibawa ke Mapolresta Depok untuk dimintai keterangan.

“Hasil pemeriksaan, sabu-sabu itu memiliki berat 51,34 gram. Selanjutnya pengantar aplikasi beserta barang-barang yang menjadi alat bukti tersebut diserahterimakan ke pihak Polresta Depok dan dibawa untuk diperiksa lebih lanjut,” tutur Abdul. (rd)

Jurnalis : Fahmi Akbar (IG : @akbar.fahmi.71)

Editor : Pebri Mulya