Beranda Politika Penambahan Anggaran Bawaslu Mendesak

Penambahan Anggaran Bawaslu Mendesak

0
Penambahan Anggaran Bawaslu Mendesak
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kebutuhan untuk pembiayaan sumber daya manusia dan juga kegiatan di Bawaslu bertambah. Sehingga, porsi anggaran Bawaslu Kota Depok perlu ditambah dari nilai yang tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sejumlah Rp15 miliar.

“Ini menjadi mendesak bagi kegiatan kami di Bawaslu Kota Depok,” kata Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini, kepada Radar Depok, Selasa (5/11).

Sebab, Luli menguraikan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bawaslu Nomor 194  dan Permendagri nomor 54 serta hasil pertemuan di Makasar, ada sejumlah perubahan dari Pemilu 2019 dengan pelaksanaan Pilkada 2020. “Seperti dari honor non PNS yang tercatat delapan orang, sementara, jumlahnya 10 personel,” papar Luli.

Kemudian, sejumlah Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang semula diselenggarakan di tingkat Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) atau di level kecamatan, untuk Pilkada nanti diselenggarakan di tingkat kota.

“Mekanismenya di bagi dua zona, tujuannya mempercepat database PTPS. Selain itu, untuk menjaga integritas Panwascam, Panitia Pengawas Lapangan (PPL) dan staf, diperlukan kegiatan pemantapan kebangsaan,” terang Luli.

Ia mengungkapkan, keputusan Pemkot Depok yang akan menggelontorkan dana Rp15 miliar, berdasarkan proposal awal, yakni di Februari 2019. tetapi, saat itu belum ada kenaikan dan perpanjangan masa kerja Panwascam.

“Sebelumnya kan masa kerja Panwascam 9 bulan, kini menjadi 12 bulan. Mereka sudah harus terbentuk sebulan sebelum pembentukan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan dua bulan setelah Pilkada,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta agar kebutuhan anggaran bagi Bawaslu Kota Depok dalam menjalankan fungsinya mengawasi jalannya pesta demokrasi di Kota Sejuta Maulid dapat ditambah.

“Ini menurut kami urgent ya, angka terakhir setelah diefisiensikan di beberapa pos anggaran, penambahannya sekitar Rp3,1 miliar,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya