Beranda Satelit Depok Resep Sambal Nusantara Heru Budiati : Raih Rp5 Juta Per Bulan Pertahankan Tradisi, Hingga ke Bali

Resep Sambal Nusantara Heru Budiati : Raih Rp5 Juta Per Bulan Pertahankan Tradisi, Hingga ke Bali

0
Resep Sambal Nusantara Heru Budiati : Raih Rp5 Juta Per Bulan Pertahankan Tradisi, Hingga ke Bali
KERJA KERAS : Heru Budiati bersama Kabid Jabar dan koordiantor Jabar Juara dalam acara UMKM Jabar Juara, di halaman Balaikota Depok. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
Boks resep sambal nusantara
KERJA KERAS : Heru Budiati bersama Kabid Jabar dan koordiantor Jabar Juara dalam acara UMKM Jabar Juara, di halaman Balaikota Depok. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Meski tidak memiliki bakat di bidang usaha, Heru Budiati berupaya menambah penghasilannya dengan menciptakan ambal nusantara dengan mempertahankan cara tradisional. Hingga kini, penjualannya sudah mencapai Bandung dan Bali.

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Berinisiatif untuk membantu sang suami demi menambah pengasilan keluarga, sejak 2015 Heru Budiati (49), mencoba membuat usaha sambal nusantara racikan khas miliknya. Semua ia mulai dari nol, meski tidak memiliki skill berjualan,  akhinya dapat mencapai apa yang diharapkan.

Ibu satu anak ini tak pernah bosan untuk belajar. Merintis usaha rumahan, bukan tidak memiliki tantangan, justru banyak menuai tantangan di setiap langkahnya.

Ia memproduksi Sambal Nusantara di kediamannya, Komplek RRI Cimanggis, Jalan Gedung Gede 10 no.1, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukamajaya. Dalam seminggu ia mampu memproduksi satu hingga dua kali.

Berawal membuat sambal dengan kemasan plastik, dirinya terus memaksimalkan produknya dengan mencoba menggunakan kemasan botol kaca.

“Karena kalau kemasan plastik tidak tahan lama, untuk itu kami beralih dengan menggunakan kemasan botol kaca agar lebih tahan lama,” ucap Heru Budiati.

Pembeli pun tak perlu khawatir, Sambal Nusantara buatan Heru Budiati ini sangat mempertahankan khas tradisional dan tidak memakai bahan pengawet dan MSG, jadi tentunya aman dikonsumsi.

Tak hanya itu, sambal ini berbeda dengan sambal kemasan yang lain. Karena, proses pembuatannya masih tradisional, dengan proses uleg ataupun tumbuk dan tidak banyak menggunakan minyak. Jadi, selain enak tentu sambal ini juga baik untuk kesehatan.

Untuk rasa juga ada beberapa varian, seperti sambal terasi teri medan, sambal jambal dan sambal ijo teri medan. Untuk pecinta pedas, sambal ini sangat wajib untuk dicoba.

Hasil kerja kerasnya dari 2015, selain dipasarkan ke Jabodetabek juga merambah ke Bandung, Bali serta beberapa toko oleh-oleh di wilayah Depok dan Bogor. Ia pun mampu meraup omset hingga Rp5 juta sebulan.

“Jadi, untuk yang mau memulai usaha tak perlu ragu, asal ada kemauan dan usaha yang sungguh-sungguh seberat apapun rintangannya smua akan bisa kita lewati,” tutupnya dengan nada sendu. (*)

 

Editor : Pebri Mulya