Beranda Metropolis Residivis Babak Belur Dimassa Grogol

Residivis Babak Belur Dimassa Grogol

0
Residivis Babak Belur Dimassa Grogol
DIHAJAR : A (45), berhasil ditangkap dan babak belur dihajar massa di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo Jumat (1/11). FOTO : ISTIMEWA
DIHAJAR : A (45), berhasil ditangkap dan babak belur dihajar massa di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo Jumat (1/11). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kedapatan masuk ke rumah warga saat mau mencuri. A (45), berhasil ditangkap dan babak belur dihajar massa di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo Jumat (1/11). Pelaku diketahui mencoba masuk melalui pintu rumah warga yang terbuka, lalu mengambil buku di ruang tengah yang berisi uang pecahan sekitar Rp1 juta.

Sayangnya, tiba-tiba pemilik rumah seorang ibu rumah tangga memergoki aksinya. Pelaku langsung keluar rumah, kemudian mengembalikan buku berisi uang tersebut ke korban.

“Setelah mengembalikan uang ke korban, saya langsung pergi. Namun korban teriak maling  saya dikejar massa dan jatuh dari motor,” ujar pelaku.

Pelaku yang  berprofesi sebagai kolektor ini mengaku, kembali mencuri lantaran mempunyai utang biaya berobat.

“Saya mempunyai penyakit jantung kronis. Demi membiayai penyakit saya meminjam Rp7 juta ke teman. Sudah tiga bulan pinjam, teman saya meminta uangnya kembali dan saya di kasih batas waktu sampai bulan depan,” katanya.

Bapak dua anak ini mengaku, tidak mempunyai penghasilan tetap, sehingga kembali menggeluti profesi lama yaitu mencuri. “Pada saat kejadian sebelumnya sudah mencuri di daerah Sawangan dengan barang yang diambil tiga buah hp,” tambahnya.

Kapolsek Limo, Kompol Mohamad Iskandar mengatakan pelaku ditangkap karena kepergok oleh pemilik rumah, dan pelaku A adalah residivis. “Nyawa pelaku tertolong setelah babak belur dihakimi massa,” tambahnya.

Selain itu, dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB tersebut. Belum ada laporan dari korban. “Pelaku masih kita tahan di sel dengan jumlah barang bukti tas berisi HP dan uang tunai dalam buku sekitar Rp1 jutaan,” ujarnya.

Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP pencurian pemberatan dengan ancam diatas 5 tahun pidana. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya