Beranda Pendidikan SDN Sawangan 5 Bentuk Karakter Religius

SDN Sawangan 5 Bentuk Karakter Religius

0
SDN Sawangan 5 Bentuk Karakter Religius
KEBIASAAN BAIK : Siswa-siswa SDN Sawangan 5 sedang mengikuti kegiatan Salat Duha bersama-sama di halaman sekolahnya, Jumat (01/11), itu merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap Jumat pagi sebelum proses kegiatan belajar mengajar. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
KEBIASAAN BAIK : Siswa-siswa SDN Sawangan 5 sedang mengikuti kegiatan Salat Duha bersama-sama di halaman sekolahnya, Jumat (01/11), itu merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap Jumat pagi sebelum proses kegiatan belajar mengajar. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Pembentukan karakter siswa yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan terus dijalankan SDN Sawangan 5. Hari Jumat dipilih jadi waktu yang tepat untuk pembentukan karakter tersebut, yakni dengan mengadakan Salat Duha pada pagi hari sebelum proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Guru SDN Sawangan 5, Suprayogi mengatakan, pembiasaan kebaikan tersebut sudah dilakukan dilakukan sedari awal tahun ajaran 2019/2020. Siswa-siswa yang masuk di sesi KBM pagi, wajib untuk melaksanakan Salat Duha bersama-sama.

“Tidak hanya pembentukan siswa yang pintar saja dalam hal ilmuĀ  pengetahuan, tetapi juga dalam hal keagamaan,” ucapnya kepada Radar Depok, Jumat (01/11).

Yogi-sapaannya- menjelaskan, siswa yang ikut serta dalam kegiatan tersebut dari kelas I, II, V, dan VI. Siswa dibiasakan untuk melakukan hal-hal kebaikan sedari dini, dan sekolah ingin hal kebaikan tersebut tidak hanya dilakukan saat di sekolah saja, tetapi dalam kehidupan sehari-hari.

“Pembiasaan baik harus dilakukan secara terus menerus, agar menjadi rutinita dan siswa merasa ada yang kurang saat tidak melakukan kebaikan tersebut,” katamya.

Sementara itu, Kepala SDN Sawangan 5, Syamsudin menuturkan, kegiatan pembiasaan Salat Duha bersama-sama adalah bagian dukungan dari visi Pemkot Depok, yakni menjadi Kota Religius. Jadi, semua lapisan masyarakat termasuk anak-anak sudah diberikan pendidikan keagamaan yang rutin, sehingga bisa menjadi bekal mereka sebagai ketahanan diri di masa depan.

“Diharapkan pembiasaan salat ini, tidak hanya di sekolah saja, tetapi saat berada di rumah juga, dan bukan Salat Duha saja, tetapi juga Salat wajib harus dilakukan,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya