harga tanah nenek arfah
KLARIFIKASI : Iis Rufaidah (kanan) bersama Putri menunjukkan rekening pembayaran tanah kepada nenek Arfah di kawasan Kecamatan Pancoranmas, Selasa (26/11). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
yamaha-nmax
harga tanah nenek arfah
KLARIFIKASI : Iis Rufaidah (kanan) bersama Putri menunjukkan rekening pembayaran tanah kepada nenek Arfah di kawasan Kecamatan Pancoranmas, Selasa (26/11). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kasusnya saat ini masih berlangsung. Masih ingat berita nenek Arfah yang tanahnya hanya dibayar Rp300 ribu. Bagaimana nasibnya sekarang?. Sejauh ini, Abdul Qodir Jaelani anak tiri dari almarhum Habib Hasan, yang membeli tanah nenek Arfah sudah 12 hari di tahan di Polrestro Depok. Tuduhannya, diduga melakukan penipuan dan penggelapan.

Selasa (26/11), Putri istri Abdul Qodir Jaelani sesenggukan menahan tangis yang pecah saat mengingat suaminya yang ditahan. Sambil minitikan air mata dia mengatakan, suaminya ditahan semenjak datang surat panggilan ke kepolisian terkait ada laporan ke polisi.

Cerita duka Putri masih ada kaitannya dengan viralnya berita nenek Arfah, yang katanya tanah di Kelurahan Beji, Kecamatan Beji hanya di bayar Rp300 ribu. Istri dari almarhum Habib Hasan Achmad Al Gadry, Iis Rufaidah membantah tuduhan yang telah beredar.

Baca Juga  Hore “Gaji” RT, RW dan LPM Naik Se-Depok

Dia mengaku, telah membeli tanah milik nenek Arfah, sejak 2011 seluas 299 meter persegi. Tanah yang diklaim nenek Arfah seluas 103 meter persegi masuk dalam 299 meter persegi yang sudah di bayar.

Menurutnya, pembayaran dilakukan dua termin, pertama 2 Februari 2011 dibayar Rp215 juta, yang di tanda tangani sebagai penerima Harun adik dari nenek Arfah, di saksikan Iman Sudirman. Kedua, 16 Oktober 2011, sisanya Rp100 juta dilunasi Habib Hasan yang diterima nenek Arfah dengan menggunakan cap jempol, karena nenek arfah memang buta huruf.

“Kami punya bukti asli kwitansi diatas materai 6.000 ditandatangani, dan cap jempol,” kata Iis kepada Radar Depok, Selasa (26/11).

Baca Juga  Pembobol ATM : Diancam 7 Tahun, Divonis 10 Bulan

Saat membeli dia megaku, sudah menerima dua setifikat, yang kemudian dilakukan balik nama atas nama Iis Rufaidah istri Habib Hasan seluas 199 meter persegi. Dan Abdul Qodir Jaelani anak Iis seluas 103 meter persegi.

Tidak ada masalah sebenarnya. Cerita bermula saat Habib Hasan meninggal, nenek Arfah dan adiknya Harun malah menagih janji tanah yang 103 meter persegi. Katanya itu miliknya, dan belum dilakukan pembayaran, padahal proses pembayaran sudah selesai sejak tahun 2011.

Padahal sebelumnya, telah dilakukan sidang di PN Depok terkait gugatan tanah 103 meter persegi milik Iis Rufaidah. Gugatan di tolak PN, yang artinya dimenangkan oleh Iis. “Sebelumnya juga sudah dilakukan sidang, dan kami memang dua kali, itu menjadi hak kami,” ujar Iis.

Baca Juga  Warga RT5/4 Depok Jaya Bangun Taman

Namun seolah tak mau kalah, pihak nenek Arfah dengan Harun malah melaporkan ke Polrestro Depok, dengan tuduhan penipuan dan penggelapan sertifikat tanah. Anehnya lagi, polisi langsung menahan Abdul Qodir Jaelani. Dia sempat mengatakan, masalah tersebut sudah disidangkan, tapi menurutnya polisi tak mau mendengar. “Padahal kami sudah beritahu, tapi polisi tak mau dengar malah menahan Abduk Qodir Jaelani,” tandas Iis. (rd)

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya