Beranda Utama UMK Depok Rp4,2 Juta

UMK Depok Rp4,2 Juta

0
UMK Depok Rp4,2 Juta
ILUSTRASI
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 Jabar Rp1.810.351,36. Artinya UMP Jawa Barat tahun depan naik 8,51%, dari tahun sebelumnya Rp1.668.372,83. Dari dasar itu, Upah Minimum Kota (UMK) Depok terdongkrak naik berkisar Rp4,2 juta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Manto Djorgi mengatakan, perumusan UMK akan mengikuti ketentuan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), yang UMP naik sebesar 8,51 persen. Jadi, UMK di Kota Depok akan mengalami kenaikan.

Manto menjelaskan, di 2019 UMK di Depok berada diangka Rp3.872.551. Jadi, penentuan besaran UMK Depok tahun 2020 bersumber dari UMK tahun 2019 dikalikan 8,51 persen. “Diperkirakan ada dikisaran Rp4,2 juta sekian kenaikannya. Itu berdasarkan UMK tahun 2019 dikalikan 8,51 persen,” katanya kepada Radar Depok, Minggu (3/11).

Dia menjelaskan, Dewan Pengupahan Kota Depok melibatkan serikat pekerja dan asosiasi pengusaha dalam proses penggodokan UMK tersebut. Apabila sudah ada kesepakatan, nantinya draft rekomendasi UMK akan diserahkan oleh Walikota Depok kemudian dilanjutkan ke Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Rekomendasi kenaikan UMK Kota Depok akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jawa barat pada Minggu ke-2 Bulan November mendatang. Ini sesuai ketentuan paling lambat 21 November mendatang.

“Harus ada kesepakatan antara serikat pekerja, asosiasi pengusaha, dan pemerintah. Hasil itu nanti kami membuat draft rekomendasi walikota pada gubernur, nah nanti yang menetapkan UMK-nya gubernur,” tegasnya.

Perlu diketahui, Penetapan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 561/Kep.1046-Yanbangsos/2018 Tentang UMP Jabar 2020. Kenaikan UMP Jabar sebesar 8,51%, mengikuti surat edaran pemerintah pusat melalui menteri tenaga kerja. Pada 1 November semua gubernur diwajibkan mengumumkan dan menetapkan UMP 2020.

Penetapan UMP ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 Tentang Pengupahan. UMP ini juga akan menjadi dasar bagi kabupaten/kota dalam menetapkan UMK 2020.

Penghitungan kenaikan UMP ini berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan Produk Domestik Bruto), yang akan digunakan untuk menghitung upah minimum tahun 2020.  Bersumber dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI).

“Tingkat inflasi nasional sebesar 3,39% dan pertumbuhan PDB sebesar 5,12%. Sehingga kenaikan UMP tahun 2020 8,51%,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Gubernur mengatakan, penetapan UMP ini sudah sesuai dengan formulasi yang pemerintah pusat. Sehingga, pihaknya yakin tidak akan terjadi penolakan di masyarakat. “Saya mengikuti aturan pemerintah saja (UMP). Biasanya nggak akan ada gejolak (UMP),” ujar Ridwan Kamil.

Dia menuturkan, besaran UMP ini akan menjadi dasar dalam penetapan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2020. Ia memastikan kenaikannya akan berada di angka sekitar 8%. “Iya biasanya di angka 8% untuk UMK nanti. Biasanya gejolak terjadi di penetapan UMK kita lihat nanti seperti apa,” tegasnya. (rd)

 

Tentang UMK Depok :

Aturan :

– Surat Keputusan Gubernur Nomor 561/Kep.1046-Yanbangsos/2018 Tentang UMP Jabar 2020

 

Kenaikan :

– Sebesar 8,51%

 

UMP Provinsi Jabar :

Rp1.810.351,36 sebelumnya Rp1.668.372,83.

 

Kota Depok :

– 2019 UMK Rp3.872.551.

– 2020 UMK diperkirakan Rp4,2 juta lebih

 

Pembahasan :

Dewan Pengupahan, serikat pekerja dan asosiasi pengusaha penggodokan UMK.

– Draft rekomendasi UMK akan diserahkan oleh Walikota Depok kemudian dilanjutkan ke Gubernur.

– Ketentuan UMK paling lambat 21 November.

 

Kota/Kabupaten Yang Sudah :

– Kota Bandung

Kenaikan UMK Kota Bandung mengacu pada kenaikan UMP di Jawa Baratyaitu naik 8,51 persen.

– Kota Cirebon

Kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2020 Kota Cirebon mencapai 8 persen.

– Kabupaten Indramayu

Kenaikan diprediksi sebesar Rp. 2.297.931,04 per bulan.

– Kabupaten Cianjur

UMK mengalami kenaikan sebesar Rp 2.543.987.

– Kabupaten Cirebon

‎Kenaikan 8,51 persen tersebut, dari angka Rp 2.024.160, menjadi Rp 2.196.416.

– Kota Tasikmalaya

Kenaikan UMK menjadi 2.264.093 dari sebelumnya sebesar Rp 2.086.529.

– Kabupaten Majalengka

Upah Minimum Kabupaten menjadi Rp 1.944.163 per bulan.

– Kabupaten Garut

Diperkirakan bakal berada di angka Rp1,9 juta.

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya