Beranda olahraga Depok Sport Yes, Persikad 1999 Menang Lagi 

Yes, Persikad 1999 Menang Lagi 

0
Yes, Persikad 1999 Menang Lagi 
SELEBRASI : Pemain Persikad 1999, Sobari meluapkan kegembiraannya usai mencetak gol ke gawang Mutiara FC saat pertandingan Liga 3 Seri 2 Regional Jawa Barat di Stadion Mahakam, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (3/11). Persikad 1999 mengalahkan Mutiara FC dengan hasil akhir 3-2. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
SELEBRASI : Pemain Persikad 1999, Sobari meluapkan kegembiraannya usai mencetak gol ke gawang Mutiara FC saat pertandingan Liga 3 Seri 2 Regional Jawa Barat di Stadion Mahakam, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (3/11). Persikad 1999 mengalahkan Mutiara FC dengan hasil akhir 3-2. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM – Serigala Margonda kembali mengaungkan suaranya di kancah Liga Tiga Regional Jabar Grub B. Persikad 1999 berhasil melumat lawannya Mutiara FC dengan skor 2-3, di Stadion Mahakam, Minggu (3/11) siang. Meski sempat tertinggal di babak pertama, Persikad 1999 mampu keluar dari tekanan di babak kedua.

Kedua kesebelasan bermain ngotot sejak wasit meniup peluit untuk memulai babak pertama. Pemain sayap Persikad, Tuah Lubis (10) dan Fikram Sudirman mulai membangun serangan sejak laga awal. Namun, masih bisa dipatahkan pemain Mutiara FC. Dipertengahan babak pertama, kedua kesebelasan saling jual beli serangan.

Sayang, Persikad malah kebobolan lebih dulu. Pemain Mutiara FC dijatuhkan sekitar satu meter dari luar kotak pinalti tepat di sebelah kanan penjaga gawang Adnan (24). Pemain Mutiara FC, Yazid Zinedine (25), sebagai sang eksekutor berhasil membobol gawang Persikad dengan satu kali tendangan di menit ke 16, skor berubah 1-0 untuk keunggulan Mutiara FC.

Permainan semakin keras, Persikad 99 tidak mau begitu saja kalah dari Mutiara FC. Beruntung, pelanggaran yang di lakukan pemain Mutiara FC memberikan kesempatan bagi tim Persikad 1999.

Tendangan bebas juga diberikan kepada pemain Persikad. Sobari sebagai eksekutor. Posisi tendangan hampir sama dengan tendangan bebas yang dilakukan Mutiara FC, namun kali ini berada di sebelah kiri gawang Mutiara FC. Sobari pun menendang, terjadi kemelut,  akhirnya Alfa Reza (25) mampu membaca situasi, dan memanfaatkan bola rebound. Tendangan kencang Alfa Reza ke sebelah kanan gawang, tidak mampu di tahan Kiper Mutiara FC, Eddy Kurnia (22) pada menit ke 25, skor imbang 1-1.

Permainan keras terus ditampilkan kedua kesebelasan hingga turun minum. Babak pertama pemain Persikad 1999, memang kurang komunikasi antara pemain, terlebih cuaca terik yang cepat menguras stamina para pemain.

Memasuki babak kedua kesebelasan sama sekali tidak menurunkan tensi permainan. Malah semakin tinggi. Bahkan, pemain dari kedua kesebelasan bermain penuh emosi. Pemain Persikad lagi-lagi dilanggar di luar kotak pinalti lawan, sehingga kembali membuahkan tentangan bebas bagi Persikad.

Sobari sebagai algojo kembali mengambil tendangan bebas, dari luar kotak pinalti. Kesempatan ini tidak disia-siakan Sobari (28), meski sempat diblok mantan Kiper Persib Bandung itu, tapi tendangan Sobari tetap bisa merangsek ke gawang Mutiara FC, skor berubah 1-2.

Tidak patah semangat. Mutiara FC kembali mencetak gol ke gawang Persikad pada menit ke 62. Reza (18) mengoyak gawang Adnan (24) memanfaatkan bola rebound dari tendangan bebas.

 

BEREBUT BOLA : Pemain Persikad 1999 berebut bola dengan pemain Mutiara FC saat pertandingan Liga 3 Seri 2 Regional Jawa Barat di Stadion Mahakam, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (3/11). Persikad 1999 mengalahkan Mutiara FC dengan hasil akhir 3-2. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

Pemain Mutiara FC mulai kualahan menghadapi Persikad 99. Serigala Margonda berkali-kali menyerang, hingga akhirnya pemain Mutiara FC melakukan hand ball di dalam kota Pinalti. Sebagai eksekutor, Sobari mampu mengelabui pemain legendaris dari Persib, dan skor merubah kembali menjadi 2-3 di menit ke-70.

Intensitas permainan sama sekali tidak kendur. Bahkan kedua kesebelasan cenderung kasar. Hingga akhirnya wasit pun mengganjar kartu kuning kepada pemain Persikad 99, Tuah Lubis (10), dan pemain Mutiara FC, Rizki Maulana. Hingga injuri time skor 2-3 untuk kemenangan Persikad 99 tak berubah.

Pelatih Persikad 99, Doucoure Moctar mengaku. permainan menghadapi Mutiara merupakan pertandingan yang cukup sulit, tapi beruntung Persikad mampu menyelesaikan pertandingan dengan hasil tiga poin.

Pertandingan tersebut sangat menguras kondisi tubuh pemain, selain bermain keras cuaca juga sangat mempengaruhi stamina pemain. “Ini permainan yang sulit, tapi beruntung kami mampu melewatinya dengan kemenangan,” kata Moctar kepada Harian Radar Depok.(rd)

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya