Beranda olahraga Depok Sport 1.060 Pemanah Ukur Kemampuan

1.060 Pemanah Ukur Kemampuan

0
1.060 Pemanah Ukur Kemampuan
PERTANDINGAN : Para peserta dari berbagai club panahan mulai membidikkan anak panah pada bantalan di acara Indonesia Memanah 5 2019 yang digelar di Gor Popki, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. FOTO : HARUM WIGARINGTYAS / RADAR DEPOK
pertandingan memanah kota depok
PERTANDINGAN : Para peserta dari berbagai club panahan mulai membidikkan anak panah pada bantalan di acara Indonesia Memanah 5 2019 yang digelar di Gor Popki, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. FOTO : HARUM WIGARINGTYAS / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Indonesia memanah, sebuah event yang digelar dengan tujuan untuk sosialisasi mengenai olahraga panahan sekaligus mencari bibit-bibit terbaik dari seluruh club-club panahan di Indonesia kembali di gelar. Kegiatan ini bisa dijadikan sebagai salah satu tolak ukur kemampuan diri para atlet.

Event ini digelar setiap 1 tahun sekali dan sudah 5 kali event. Event diadakan dari pukul 7 pagi hingga 8 malam. Peserta terdiri dari club-club panahan yang ada di Indonesia.

“Ada 110 club panahan yang bergabung dan 1.060 pemanah yang ikut dalam event ini,” ujar Presiden INA SP Club, Defrizal Siregar kepada Radar Depok.

Defrizal menambahkan, peserta tidak hanya terdiri dari anak-anak saja, bahkan manula masih ikut bergabung memeriahkan event yang digelar pada 3 hari berturut-turut ini. Yaitu pada 13-15 Desember 2019. Di event kali ini dalam sehari ada 30 hingga 40 club yang bertanding.

“Kebetulan yang menjadi panitia adalah dari orang Depok, kami punya club bernama INA SP yang lahir pada 1 Desember 2013 saat Depok open archery,” tuturnya.

Ada 20 kategori yang bermain. Untuk Sabtu (14/12), yang bermain adalah kategori SD Pemula 1 dari pagi hingga siang, dilanjutkan kategori double, dan triple. Ada 4 wasit dan 2 juri yang memandu selama acara ini berlangsung.

“Kegiatan ini bukan akhir dari sebuah proses latihan, tetapi sebagai ajang untuk mengukur diri dan melihat lawan lalu para peserta bisa memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik. Selain itu, kami juga berharap agar para peserta bisa konsisten agar dapat menjadi atlet-atlet yang memiliki potensial dibidang menanah,” ungkapnya.

Panitia telah mempersiapkan penghargaan berupa medali, piala, hadiah seperti peralatan memanah, uang pembinaan, dan piagam langsung dari Kementian Pemuda dan Olahraga Indonesia.

Pelatih club DSR Archery Learning Center (ALC) Depok, Sunjaya mengatakan bahwa clubnya mengirimkan 110 pemanah. Ini merupakan jumlah terbanyak dari seluruh club yang mengikuti event Indonesia Memanah 5 2019.

“Proses pemilihannya tidak secara khsuus atau spesifik bagi para peserta. Kami membuka pendaftaran bagi siapapun anggota club yang ingin mengikuti event ini,” tegas Sunjaya.

Ia menambahkan dari hari pertama hingga Sabtu (14/12), clubnya masih menjadi pemegang emas terbanyak, yaitu 14 emas.

“Saya berharap kedepannya semakin banyak event-event yang lebih memprioritaskan para pemula untuk lebih mengasah kemampuan mereka sejak usia dini dan memunculkan bibit-bibit atlet yang dapat berprestasi diluar maupun dalam negeri,” tutup Sunjaya. (rd)

 

Jurnalis : Harum Wigaringtyas

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)