Lomba Paskibra di SMKN 2 Depok
LOMBA : Tim paskibra dari salah satu sekolah sedang menunjukan kemampuannya di depan juri dalam Lomba Mahakarya Terindah (Lomate) ke-2 di SMKN 2 Depok. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
Lomba Paskibra di SMKN 2 Depok
LOMBA : Tim paskibra dari salah satu sekolah sedang menunjukan kemampuannya di depan juri dalam Lomba Mahakarya Terindah (Lomate) ke-2 di SMKN 2 Depok. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – SMKN 2 Depok mendapatkan penghargaan dari Purna Paskibra Indonesia (PPI) atas penyelenggaraan perlombaan paskibra Lomba Mahakarya Terindah (Lomate) ke-2 dengan peserta terbanyak se-Indonesia, yakni mencapai 105 tim, yang rinciannya 55 tim dari jenjang SMA dan SMK, lalu 50 tim dari jenjang pendidikan SMP.

Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Kormarudin mengatakan, para peserta tersebut berasal dari berbagai daerah, yakni meliputi kawasan Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Karena banyaknya peserta tersebut, maka perlombaan diadakan selama dua hari, yakni 30 November – 1 Desember 2019.

“Kami sungguh tidak menyangkan akan seramai ini pesertanya, karena ini baru kedua kalinya kami mengadakan. Sebenarnya peserta yang mendaftar mencapai 140 tim, tetapi kami batasi hanya 105 tim saja,” ucapnya kepada Radar Depok.

Tatang menjelaskan, total ada 16 kategori dalam tiap jenjang pendidikannya yang diperlombakan. Mulai dari kategori yang berdasarkan tim dan juga yang perindividu. Dimana, total ada 250 piala yang dibagikan kepada pemenang.

“Tiap tim terdiri dari 16 siswa, itu termasuk dengan dantonnya. Tiap sekolah diberikan kebebasan untuk mengirimkan beberapa tim.. Dan untuk jurinya kami melibatkan tentara dan pihak luar lainnya agar terjaga penilaiannya,” terangnya.

 

Lomba Paskibra SMKN 2 Depok
PEMBUKAAN : Kasi pelayanan KCD Pendidkan Wilayah 2, Satari dan Kepala SMKN 2 Depok beserta juri dan lainbta dalam pembukaan Lomate 2, Sabtu (30/11). FOTO : PEBRI MULYA

 

Tatang menuturkan, dengan maksud dari tujuan Lomate ke-2 tersebut, tidak hanya mencari juara saja. Tetapi, juga menjadi ajang adu prestasi dan bakat, juga menjadi ajang silaturahmi sesama pecinta paskibra. Jadi, saling mengenal paskibra antar daerah di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

“Semoga bisa menghasilkan juara yang berkualitas dan juga bisa diadakan lagi pada tahun depan dengan lebih meriah lagi,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya