13 Pelatih Senam Meriahkan HUT Yayasan Jantung Indonesia

In Satelit Depok
pelatih senam klub jantung sehat
AKSI : Para pelatih selepas latihan senam bersama mempersiapkan diri di Senam Bersama Jawa Barat 2019. FOTO : DEVINA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PANCORNMAS – Sebanyak 13 pelatih senam jantung sehat berlatih bersama, dalam persiapan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Jantung Indonesia yang ke-38, di Gedung Serbaguna Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, (12/12).

Mereka bergerak mengikuti instruksi koordinator. Gerakan-gerakan tersebut menjadi satu mengikuti irama. Pada bagian pertama gerakan senam, musik Tari Lenggang Nyai mengantar seluruh pelatih menampakan senyuman sambil berlenggak-lenggok menggunakan selendang.

Para pelatih itu dikoordinasi oleh Munatih, selaku ketua Ikatan Pelatih Jantung Sehat, dibantu Heny, selaku pengurus Badan Pelaksana Klub Jantung Sehat (BPKJS) Cabang Depok.

Menurut Munatih, timnya sudah berlatih selama 5 (lima) hari berturut-turut untuk acara yang dilaksanakan setiap tahun tersebut. Supaya memberi kesan berbeda, Munatih memadukan unsur tari tradisional dalam gerakan senam aerobiknya itu.

Selain unsur tari tradisional, terdapat unsur gerakan hip-hop untuk memberi kesan dinamis layaknya remaja. Hal tersebut dilakukan Munatih karena timnya dirasa mampu melakukan gerakan tersebut.

Para pelatih senam yang terdiri dari ibu-ibu yang tinggal di wilayah Depok itu juga sering menang di beberapa perlombaan senam,

“Kami pernah mendapat juara pertama di Senayan tahun 2010. Kami juga pernah juara pertama lomba line dance, walaupun kami senam baku, kami membuktikan bahwa kami mampu mengikuti ajang tersebut,” kata Heny kepada Radar Depok.

Klub Senam Jantung Sehat sendiri juga berhasil menyadarkan perempuan lanjut usia tentang pentingnya memelihara jantung. Hal itu dibuktikan dengan keikutsertaan para perempuan rentang usia 40–70 tahun untuk senam bersama di komunitas itu.

Heny menambahkan, sebelum memulai latihan, anggota senam akan melakukan pemanasan sesuai dengan kekuatan denyut nadinya. Hal itu dilakukan untuk mengukur ketahanan para anggota dalam mengikuti senam. “Apabila ada yang tidak kuat, diperbolehkan istirahat,” ujarnya.

Salah satu pelatih, Winda mengatakan, Klub Senam Jantung Sehat juga mengadakan program pelatihan bagi para calon pelatih. Program tersebut menguji para calon dalam segi teori maupun praktek.

“Teorinya berupa kode etik menjadi pelatih dan seputar kesehatan. Praktiknya itu kita diuji dengan senam seri 1–5. Semakin tinggi angkanya, semakin tinggi tingkat kesulitannya,” tambah Winda sambil tertawa. (rd)

 

Jurnalis : Devina

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

satlantas untuk pekerja harian

RADAR DEPOK TV – Satlantas Polrestro Depok Bantu 2.000 Harian Lepas

JAJARAN Satlantas Polrestro Depok membantu 2.000 pekerja harian lepas dalam memenuhi kebutuhan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 di Kota

Read More...
DMC bantu wartawan depok

DMC dan JJI Beri Bantuan Wartawan Depok

SALURKAN : Depok Media Center (DMC) menyalurkan bantuan paket sembako dari Jurnalis Jelajah Indonesia (JJI).

Read More...
pengusaha depok berikan rapid test

Pengusaha Asal Depok Donasikan 5.000 Alat Rapid Test

PEDULI : Pengusaha asal Depok, Diana Dewi, saat mendonasikan 5000 alat rapid test ke Pemkot

Read More...

Mobile Sliding Menu