Beranda Pendidikan 300 Siswa Kuatkan Aqidah Islamiyah

300 Siswa Kuatkan Aqidah Islamiyah

0
300 Siswa Kuatkan Aqidah Islamiyah
PENDIDIKAN KARAKTER : Yayasan Nurussyamsi Depok mengadakan Penataran, Pendalaman, dan Pemantapan Aqidah Islamiyah (P3AI) Angkatan ke-31, Senin (16/12). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
pendidikan karakter di SMA Muhammadiyah 1 depok
PENDIDIKAN KARAKTER : Yayasan Nurussyamsi Depok mengadakan Penataran, Pendalaman, dan Pemantapan Aqidah Islamiyah (P3AI) Angkatan ke-31, Senin (16/12). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menguatkan karakter siswa yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan, Yayasan Nurussyamsi Depok mengadakan Penataran, Pendalaman, dan Pemantapan Aqidah Islamiyah (P3AI) Angkatan ke-31, Senin (16/12). Siswa-siswa yang ikut serta dalam kegiatan tersebut berasal dari lima sekolah yang berada di dalam yayasan tersebut, yakni ada SMP Pelitadua, SMK Baskara, SMK Fajar, SMK Galang Farmasia, SMA Muhammadiyah 1.

Kepala SMA Muhammadiyah 1, Waluyo menuturkan, kegiatan penguatan karkater yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan tersebut, memang sudah menjadi agenda tahunan yang selalu diadakan setiap tahunnya, dan selalu diadakan di Bulan Desember.

“Kegiatannya diadakan selama tiga hari, yakni dari 16 – 18 Desember 2019,” ucapnya kepada Radar Depok.

Waluyo menjelaskan, sebagai sekolah umum, tentunya tidak hanya tentang ilmu pengetahuan saja, tetapi akidah dan akhlak juga menjadi sesuatu yang penting. Total ada 317 siswa yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Materinya tidak hanya sekedar membaca Alquran, tetapi ada juga tentang salat Jenazah dan juga memandikan jenazah.

“Materi tentang beberapa kegiatan keagamaan juga diadakan. Seperti di hari kedua, peserta menginap dan mereka melakukan Salat Lail atau salat malam,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Agus Purwanto mengatakan, tujuannya diadakan kegiatan tersebut untuk menguatkan akidah siswa yang beragama Islam, dimana dalam Islam diajarkan untuk mengikuti Alquran. Jadi, pendidikan karakter yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan harus di bentuk di sekolah, sehingga ketika mereka lulus nanti sudah memiliki benteng diri dari hal-hal yang tidak baik.

“Umat Islam harus satu tidak terpecah belah. Itu harus dipahami siswa saat mereka lulus nanti, sehingga mereka tetap berada di jalan yang lurus dan bisa menebar kebaikan,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)