Beranda Metropolis 40 WP Diganjar Penghargaan Pajak

40 WP Diganjar Penghargaan Pajak

0
40 WP Diganjar Penghargaan Pajak
BERI PENGHARGAAN : Wilkota Depok, Mohammad Idris didampingi Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana saat memberian penghargaan kepada WP. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
penghargaan dari Pemkot depok
BERI PENGHARGAAN : Wilkota Depok, Mohammad Idris didampingi Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana saat memberian penghargaan kepada WP. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 40 Wajib Pajak (WP) teladan di Depok diganjar penghargaan oleh Pemkot Depok. Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, atas kepatuhan WP tersebut dalam membayar pajak.

Adapun WP yang mendapat penghargaan ini diantaranya masyarakat, sejumlah lembaga seperti restoran, mal, tempat hiburan, tempat parkir, hotel, serta kelurahan dan kecamatan yang taat membayar pajak.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagi bentuk apresiasi Pemkot Depok kepada WP yang taat atas asas dan waktu pembayaran pajak khususnya pajak daerah. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari proses pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat, agar tertib membayar pajak.

“Ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi kami kepada WP yang telah berkontribusi dalam pembangunan di Kota Depok,” katanya, usai kegiatan Pemberian Penghargaan Pajak Daerah Kota Depok Tahun 2019, di Hotel Savero, Rabu (18/12).

Idris mengungkapkan, loyalitas WP sangat bergantung pada kepercayaan. Tidak hanya kepercayaan kepada penyelenggara negara tetapi juga pemungut pajak.

“Membayar pajak merupakan kewajiban warga negara yang telah diatur oleh undang-undang. Setiap pajak yang dipungut untuk kepentingan masyarakat, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan,” ucapnya.

Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, Penghargaan Pajak Daerah Kota Depok sudah dilakukan sebanyak tujuh kali. Kriteria penerima penghargaan dinilai berdasarkan besaran nominal dan ketepatan waktu pelaporan selama tujuh tahun terakhir.

“Jadi, kita nilai berdasarkan track record selama kurun waktu tujuh tahun, terhitung dari 2013. Mereka adalah yang tercepat dan tidak ada tunggakan. Mudah-mudahan penghargaan ini bisa memicu dan memacu pelaku usaha maupun masyarakat untuk taat membayar pajak,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)