5.077 Mobil Mewah Tunggak Pajak

In Utama
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Depok 1 Sukmajaya, N. Ida Hamidah
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Depok 1 Sukmajaya, N. Ida Hamidah.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Orang borju atau kaya di Kota Depok benar-benar parah. Punya mobil mewah, tapi kewajibannya membayar pajak kendaraan tidak dipikirkan. Bayangkan, dari catatan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Depok 1 Sukmajaya, sedikitnya 5.077 Kendaraan Bermotor (KBM) mewah menunggak pajak.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Depok 1 Sukmajaya, N. Ida Hamidah menyebut, terhitung sampai pertengahan Desember 2019 ada sebanyak 270 ribuan kendaraan, menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dari 270 ribuan kendaraan, kata Ida, 27 ribu diantaranya roda empat. Dari catatanya, sejauh ini ada 5.077 unit kendaraan mobil mewah yang menunggak pajak. “Banyak yang belum membayar kewajibannya. Padahal, dikit lagi akhir tahun,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (19/12).

Menurutnya, kendaraan mewah roda empat yang tidak membayar PKB, berpotensi menimbulkan kerugian negara, terlebih ke pendapatan daerah. Setelah dihitung-hitung dari ribuan mobil mewah, kerugian pendapatan daerah sebesar Rp30 miliar. “Jadi bukan 7.000 KBM mewah tapi 5.077 unit KBM mewah yang menunggak. Tunggakannya mencapaai Rp30 miliar,” jelas perempuan berhijab ini.

Mobil yang masuk kategori kendaraan mewah, lanjutnya, seperti Hammer, Marcedes, Mini Cooper, Rubicon, Pajero, Fortuner, Alphard, Innova, Camry, dan Accord. Hammer misalnya, memiliki PKB diatas Rp100 juta per tahun. Kemudian klasifikasi mobil mewah PKB-nya di atas Rp5 juta. “Besar tunggakannya dari KBM mewah itu,” tegasnya.

Upaya yang dilakukan, timnya akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kelokasi sesuai STNK, maupun ke mal. Dilokasi tersebut umumnya terparkir mobil tersebut. Nantinya, setelah itu akan ditempelkan stiker belum bayar pajak. “Kami akan lakukan penempelan stiker. Semoga dengan cara tersebut wajib pajak (WP) bisa sadar,” bebernya.

Selian itu, ada juga kendaraan roda dua yang jadi sasaran. Saat ini timnya sedang menyosialisaiskan kesekolah-sekolah soal PKB. Tapi, di sekolah sifatnya hanya himbauan membayar pajak. “Dkami juga menyasar sekolah SMA/SMK Negeri dan swasta  se-Depok,” ucapnya.

Dalam sosialisasi, sambungnya, memberitahu program Double Untung atau penghapusan denda pajak kendaraan dan diskon pembayaran pajak kendaraan. Tak main-main, diperpanjangnya sampai 30 Desember 2019. Perpanjangan dilakukan lantaran banyaknya warga yang berminat dengan program tersebut. Sehingga Pemprov Jabar ingin memberikan rasa adil, kepada warga yang belum merasakan manfaat program tersebut. “Iya diperpanjang sampai 30 Desember,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, manfaat program ini masih sama seperti sebelumnya, yaitu penghapusan denda dan pengurangan biaya pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), bagi wajib pajak yang mengalami keterlambatan dalam melakukan pembayaran PKB.

Jadi, lanjut dia, bila masyarakat menunggak pajak lima tahun karena sibuk atau lupa. Maka hanya perlu membayar pajak kendaraan bermotor empat tahun saja. Yang lima tahun sanksi administrasinya gratis, dan satu tahun PKB-nya juga gratis.

Ida menyebutkan, program tersebut berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 973/443 Bapenda 2019, dan telah mendapatkan surat resmi dari Walikota Depok Nomor: 973/551 BKD tentang pemberian pengurangan pokok atau pembebasan sanksi administrasi berupa denda pajak kendaraan bermotor. “Kami ditarget Rp13,665 miliar,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Penerimaan dan Penagihan Wilayah Depok II Cinere, Rina Parlina menyebut, pemeilik kendaraan mewah di wilayah II sudah diberikan surat pemberitahuan. Jumlahnya lumayan banyak tapi dia belum mendata secara detail manasa saja yang masuk klasifikasi kendaraan mewah. “Kami sudah beri surat pemberitahuan atas tunggakan yang belum dibayarkan,” tandasnya singkat.(rd)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar : (IG : @akbar.fahmi.71), Dicky Agung Prihanto : (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

gedung UIII mulai pembalajaran

Soal UIII, Warga Tunggu Kepastian

TAHAP PEMBANGUNAN : Terlihat suasana gedung asrama Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Kelurahan Cisalak, Kecamatan

Read More...
ilustrasi penemuan obat korona

Giant Extra Ditutup Sementara, Satu Pegawai Bawaslu Depok Sembuh

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pascasatu karyawannya dinyatakan positif virus korona (Covid-19), toko swalayan Giant Extra di

Read More...
pengadilan negeri depok negatif

PN Depok Negatif Covid-19

AMAN : Kantor PN Depok, dinyatakan bebas Covid-19 karena seluruh hakim dan karyawan dinyatakan negatif

Read More...

Mobile Sliding Menu