Belajar Rias Otodidak, Hasilkan Puluhan Juta

In Satelit Depok
perias kota depok hasilkan uang
PRESTASI : Dhila menunjukan salah satu busana pengantin. FOTO : DEVINA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEJI Tak usah jauh-jauh mencari perias profesional. Di Depok memiliki perias yang sudah bertahan lebih dari tiga tahun. Dia adalah Fadhila Hally.

Berawal dari ketidakpuasan hasil rias pengantin di resepsinya, Fadhila Hally, kini menjadi make up artist terkenal yang dapat menghasilkan puluhan juta per bulan.

Bahkan kini, perempuan yang akrab dipanggil Dhila ini sudah memiliki lebih dari 10 karyawan. Sebelum menjalani profesinya, Dhila adalah seorang pegiat seni henna.

Dhila menuturkan, pertama kali Dhila menyukai henna, saat Dhila hadir dalam acara gathering tentang perhennaan, dan mengikuti ajang rekor henna di Semarang pada tahun 2013. Dari situ lah Dhila mulai mendapatkan penghasilan dari klien-kliennya.

Setelah memasuki tahun 2014, Dhila mulai belajar tata rias secara otodidak dan terus meningkatkan kemampuannya di bidang tersebut dengan menjadi perias pengantin. Suami Dhila juga mendukung apa yang diusahakan Dhila saat ini, hal itu dibuktikan dengan keikutsertaan suaminya dalam berbisnis di bidang tersebut.

Ia menambahkan, suaminya yang merupakan seorang fotografer mengembangkan bisnisnya dengan membuat studio foto pernikahan beserta dengan gaunnya. Jadilah bisnis tersebut bernama BP Studio sebagai pengembangan dari Fadhila Hally Make Up.

Awal perjuangannya berwirausaha tak semudah yang dibayangkan, “Pernah ditipu oleh tukang tenda. Tiba-tiba tak ada kabar, padahal udah bayar. Alhasil aku harus cari lagi, dan dari situ aku rugi sekitar Rp5 juta,” kata Dhila kepada Radar Depok, Jumat (13/12).

“Yang paling utama dalam berwirausaha itu bagaimana kita membangun kepercayaan klien. Jadi, menurut aku, setiap klien itu beda-beda tinggal kita pintar-pintar menyikapinya,” jelas Dhila.

Dhila juga terlihat antusias saat menceritakan bagaimana proses usahanya sampai sekarang ini. Ia merasa semua yang Dhila sudah capai saat ini sudah cukup baginya, “Aku memang tidak ada manajemen uang, karena takutnya kalau apa-apa dihitung yang ada aku jadi orang yang perhitungan,” tambahnya.

Melalui bisnisnya, Dhila mengaku bersyukur karena semua itu bisa mencukupkan Dhila untuk membeli rumah dan mobil. Semua yang ia capai, tidak semata-mata karena dirinya.

Dhila juga memberi pesan kepada perempuan agar meraih kesuksesannya dengan cara mereka sendiri, “Harapan aku untuk para perempuan, jalani apa yang kamu suka. Jangan paksa diri kamu untuk lakuin sesuatu yang sulit kamu lakukan,” (rd)

 

Jurnalis : Devina

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

intan peduli wartawan

Intan Fauzi Peduli Wartawan

BANTUAN : Perwakilan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Intan Fauzi menyerahkan bantuan

Read More...
ridwan kamil sebagian

Ridwan Kamil: Sisihkan Gaji/Tunjangan ASN untuk COVID-19

  RADARDEPOK.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan penyisihan gaji atau tunjangan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di

Read More...
gedung sate di bandung

Desa di Jabar Bergerak Cegah Penyebaran COVID-19

  RADARDEPOK.COM, BANDUNG - Beragam upaya dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan aparatur desa

Read More...

Mobile Sliding Menu