Berawal Merawat Ayah, jadi Bisnis Menguntungkan : Manisan Kolang Kaling, Hasilkan Puluhan Juta

In Satelit Depok
bisnis manisan kolang kaling
SUKSES : Eny Sedyanti (52) saat mewakili Kota Depok dalam pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang di selenggarakan di Bandung. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Karena sang ayah memiliki masalah dengan kesehatan tulangnya, membuat Eny Sedyanti memberikan terapi kolang kaling selama satu bulan. Setelah itu, ternyata banyak pesanan manisan kolang kaling yang ia dapatkan hingga saat ini. Omset yang di raupnya pun tak main-main, ia mampu mengantungi hingga puluhan jutadala setiap bulannya.

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Ketika mendengar kata kolang kaling, pasti yang terlintas dibenak kita yaitu kesegarannya. Karena buah ini memang sering dijadikan bahan campuran untuk minuman es. Bukan hanya memiliki rasa yang manis dan segar, nyatanya kolang kaling memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Buah ini juga dikenal memiliki kandungan air yang cukup tinggi serta mengandung albumin yang baik untuk tulang. Mengetahui hal tersebut, membuat Eny memberikan terapi kolang kaling kepada ayahnya, yang sudah berusia lanjut dan memiliki masalah dengan tulangnya.

Dalam sehari, ia memberikan 21 butir kolang kaling. Ia berikan kolang kaling yang sudah di proses menjadi manisan. Setelah satu bulan menjalani terapi kolang kaling ini, akhirnya sang ayah bisa kembali pulih.

Berawal dari situ, semakin banyak teman dan tetangganya yang tahu akan manfaat dari biji pohon aren ini. Dan banyak pesanan yang ia terima untuk membuat manisan kolang kaling.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada, wanita 52 tahun ini, akhirmya membuka usaha rumahan berupa manisan kolang kaling yang ia beri nama “Kolkal Griya.” Tidak langsung berjalan mulus, awal usaha ia hanya memproduksi 2Kilogram saja itu pun tidak rutin.

Dengan usaha dan kerja keras serta tidak mudah puas dengan apa yang sudah ia capai, dirinya terus berusaha untuk mengembangkan usahanya itu. Ia terus berinovasi agar pelanggan nya tidak bosan dengan rasa manisan kolang kaling yang ia buat.

Atas inovasinya, ia berhasil menciptakan 7 varian masinan kolang kaling dengan rasa yang cocok untuk semua kalangan, diantaranya leci, cocopandan, anggur, pandan, greentea, gula battu serta rasa original.

Setelah menjalani usaha ini dengan penuh kesabaran selama lima tahun, akhirnya Eny Sedyanti saat ini mampu memproduksi 20 hingga 40 kilogram setiap harinya. Ia memproduksi dirumahnya, Perumahan Griya Tugu Asri Blok B2 No.8, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Ibu empat anak ini, juga telah memperoleh penghargaan keamanan pangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Jadi, dapat dipastikan Kolkal Griya aman untuk di konsumsi serta menggunakan bahan baku yang aman. Dan tak tanggung-tanggung, omset yang ia kantongi dalam sebulan, mencapai puluhan juta rupiah.

“Ini sebuah keberkahan, berawal dari merawat orang tua yang sakit ternyati menjadi bisnis yang menguntungkan. Ini benar-benar diluar dugaan,” uacpnya wanita 52 tahun.

Dengan usahanya yang ia jalani, Eny mampu menyekolahkan empat anaknya hingga perguruan tinggi. Dan dirinya sangat mensyukuri terhadap apa yang telah Tuhan berikan. Ia juga percaya, jika manusia mau berusaha pasti akan ada jalannya.

“Alhamdulillah, ini memang pencapaian yang perlu disyukuri. Semoga dengan rezeki yang saya terima dapat membantu masyarakat sekitar,” tutupnya dengan berlinang air mata. (*)

 

Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu